Empat Rumah Tertimbun Longsor, 30 Jiwa Terpaksa Mengungsi

 265 total views,  2 views today

 

empat  rumah warga di Kampung 7, Kelurahan Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (24/6) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tertimbun longsor.

empat rumah warga di Kampung 7, Kelurahan Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (24/6) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tertimbun longsor.

SANGGADESA – Sedikitnya empat  rumah warga di Kampung 7, Kelurahan Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (24/6) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tertimbun longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun setidaknya, empat unit rumah roboh akibat longsor. Keempat rumah yang mengalami rusak berat yakni rumah milik Nurdin (57), Nasrun (57), Zaini Han (60) dan Amruddin (60).

Sedangkan tiga unit rumah lainnya, hanya mengalami retak. Sampai berita ini diturunkan, jumlah pasti kerugian masih dalam pendataan oleh pemerintah kecamatan dan aparat TNI-Polri, yang ada di lokasi.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, Rabu (25/6), peristiwa terjadi berlangsung cepat ini, sempat membuat panik dan membuat warga kocar kacir keluar rumah untuk menyelamatkan diri.  Ditengah hujan lebat tersebut, keempat kepala keluarga (KK) hanya bisa merenung dan menumpang di rumah warga yang lain.

Lurah Ngulak Dua, Markoni saat dibincangi Kabar Sumatera menyebut, saat kejadian beruntung tidak ada korban jiwa. Namun harta benda semua habis hancur dan ada yang tertimbun reruntuhan rumah, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Yang paling parah rumah Nurdin,  saat ini dia masih terlihat trauma atas kejadian semalam , “ujar Lakoni.

Dijelaskannya, kejadian longsor yang menyebabkan empat rumah hancur dan tiga rumah retak-retak itu, saat ini masih menjadi trauma dan duka tersendiri bagi warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba jelasnya, sudah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari  Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Tagana kecamatan, dan anggota Polsek Sangga Desa.

“Namun untuk bantuan berupa materi, sampai saat ini belum ada. Kita masih menunggu bantuan berupa makanan dari Pemkab Muba, karena jumlah korban dari empat keluarga mencapai 30 orang,” jelasnya.

Ia menerangkan, keluarga korban Amruddin terdiri dari, Halma (54) istri, Sudarso (35) mantu, Meli (30) anak dan tiga cucu. Sementara keluarga Nurdin, Siti Minah (55) istri, Amrull (22) anak, Harmoko (19) anak, Neli (15) anak.

Lalu keluarga Zaini Han terdiri, Rodiah (57) istri, Maulana (34) anak, keluarga Nasrun (57), Susilawati (56) istri, Asip anak, dan Muhaimin anak. “Saya berharap atas kejadian ini, Pemkab Muba dan masyarakat, dapat segera mengulurkan bantuan kepada korban. Karena korban saat ini membutuhkan bantuan tersebut. Korban juga membutuhkan pakaian,” ungkapnya.

Diceritakan Markoni, atas kejadian tersebut saat ini, Nurdin yang merupakan buruh tani terlihat masih termenung. Pria lanjut usia itu, hanya bisa meratapi hancurnya rumah semata wayang mereka. Sedangkan istrinya, Siti Minah hanya menangis.

Sementara itu Amruddin, salah satu korban mengaku akibat tanah longsor tersebut, lima kambingnya mati tertimpa tanah longsor. Selain itu, ikan lele yang berada di kolam triplek siap panen pun ikut tertimbun.

“Saat ini, saya sekeluarga dan korban lainnya mengungsi ke rumah keluarga masing-masing. Bantuan baru dari kelurahan, berupa makanan instan. Sementara dari pihak lain belumada bantuan, bantuan itu terus kami nanti,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Polsek Sanga Desa, Iptu Nazaruddin menyebut, saat ini anggotanya sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu masyarakat. “Tidak ada korban jiwa, hanya ada empat rumah rusak parah, 2000 bibit ikan, 2000 bibit karet, serta lima ekor kambing tertimbun tanah,” jelasnya.

Sementara Camat Sangga Desa, Asmarani menambahkan, ia dan tim Tagana sudah turun ke lapangan. Namun belum bisa memberikan bantuan sebab masih menunggu bantuan dari Pemkab Muba. “Kita sudah cek ke lapangan tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan materi,” tukasnya.

 

TEKS              : BAGUS SANTOSA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster