Antisipasi Lonjakan Penumpang, TAA Operasional 24 Jam

 219 total views,  2 views today

Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Api-Api

Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Api-Api

PALEMBANG – Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang bulan Ramadhan dan arus mudik lebaranan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)Sumsel, akan mengoperasikan Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) selama 24 jam.

Kepala Dishubkominfo Sumsel, Musni Wijaya mengatakan, tak ada kapal yang akan berangkat sesuai jadwal semula. Begitu sandar di dermaga TAA, kapal langsung dimuat oleh penumpang dan kendaraan, lalu langsung berlayar lagi menuju pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Bangka Barat.

“Bentuk antisipasi lonjakan penumpang maka jadwal operasi menjadi 24 jam. Selagi masih ada angkutannya, langsung berangkat. Kecuali kapal dalam keadaan rusak atau terpengaruh pasang dan surut. Kita sudah berkoordinasi dengan Dishub Bangka Barat,”  kata Musni di Griya Agung, Rabu (25/6).

Pelabuhan TAA saat ini melayani penyeberangan empat kali dalam sehari, mulai dari pukul 9.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB dan 17.00 WIB. Empat operator kapal beroperasi di sana seperti ASDP, PT Atosim Lampung Pelayaran, Dharma Lautan Utama dan PT Jembatan Nusantara.

Meski menambah jam operasional pelabuhan TAA, namun Dishubkominfo Sumsel tidak memperbanyak jumlah armada Damri, yang membawa penumpang dari KM 7 menuju pelabuhan dan sebaliknya. Menurut Musni, jumlah armada yang ada saat ini sudah bisa mengakomodir penumpang menuju pelabuhan atau KM 7.

“Armada Damri sudah cukup tujuh unit, melayani TAA-KM 7. Tidak ada penambahan karena interval perjalanan bus Cuma dua jam, atau lebih cepat ketimbang perjalanan kapal itu sendiri. Kita yakin tidak ada masalah,” jelasnya.\

Menurut Musni, lonjakan penumpang akan mulai terjadi pada H-7 lebaran dan sampai pada puncaknya di H-3. Untuk transportasi darat, Dishubkominfo Sumsel akan menyiagakan posko simpatik, penempatan petugas dan mobil derek di beberapa tempat yang rawan terjadi kemacetan.

Sementara itu, arus penumpang yang menggunakan kereta api disebut Musni tidak mengalami kendala. Begitu juga dengan kesiapan pihak Angkasa Pura (Angpur) yang bersiaga terhadap lonjakan penumpang di bandara.

“Baik kereta atau pesawat terbang tidak ada masalah. Karena keduanya sudah rutin melayani angkutan. Cuma KAI sebagai operator kereta api mengaku akan menambah jadwal keberangkatan. Sedangkan beberapa maskapai belum melaporkan penambahan,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster