Wako dan DPRD Prabumulih Sepakti 6 Raperda

 259 total views,  4 views today

Walikota, Wawako, Ketua DPRD dan wakil ketua DPRD Kota Prabumulih

Walikota, Wawako, Ketua DPRD dan wakil ketua DPRD Kota Prabumulih

PRABUMULIH – Pengesahan Raperda yang diajukan Wali Kota Prabumulih kepada DPRD Kota Prabumulih untuk disahkan sebagai Peraturan Daerah akhirnya terlaksana. Bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM yang didampingi Wakil Wali Kota Prabumulih Ardiansyah Fikri, SH bersama-sama Ketua DPRD Kota Prabumulih Dipe Anom didampingi Wakil Ketua DPRD mengesahkan 6 Raperda yang sudah diajukan.

Sebelum pengesahan 6 Raperda ini, terlebih dahulu dibacakan hasil rapat dari Pansus anggota DPRD dari Pansus 1, 2, dan Pansus 3 secara gamblang dan meyakinkan mengesahkan Raperda yang dibahas masing-masing pansus.

Adapun Pansus 1 membahas tentang izin mempekerjakan tenaga kerja asing dan izin memperpanjang masa kerja tenaga kerja asing di kota Prabumulih. Juga Raperda tentang adanya huruf Hulu yang akan dijadikan sebagai asset daerah tentang huruf dan aksara di bumi Seinggok Sepemunyian. Kedua, Raperda tersebut disahkan oleh Pansus 1 yang dibacakan Hartono Hamid, SH. Dan, apabila tenaga kerja asing sudah habis masa kerjanya di kota Prabumulih apabila tidak melaporkan hal ini akan didenda sebesar US$ 100.

Sedang Pansus 2 yang membahas tentang pajak daerah, penambahan penyertaan modal di bank daerah serta rapaerda tentang pemeliharaan hewan berkaki empat di kota Prabumulih. Semuanya dinyatakan disahkan Pansus 2 yang dibacakan oleh Indra Gunawan. Adapun perubahan pajak daerah yang diyahkan oleh pansus 2 ini dimaksudkan adalah bahwa objek pajak dibawah 1 milyar dengan 0,1%, nilai jual objek pajak Rp 1-2 miliar dengan 0,15% serta nilai jual objek pajak diatas 2 milyar sebear 0,2%.

Sedangkan Pansus 3 membahas tentang Rencana pembangunan jangka menengah dan raperda tentang pengelolaan sampah di kota Prabumulih dan kedua raperda tersebut dibacakan oleh Adi Susanto dan dinyatakan disahkan oleh Pansus 3.

Dengan adanya pengesahan ke 6 Raperda yang dijadikan Peraturan Daerah Kota Prabumulih ini diharapkan dapat menjadi salah menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Prabumulih ke depan dan juga sebagai salah satu bentuk proteksi masuknya kebudayaan asing yang akan menggeser kebudayaan daerah kota Prabumulih serta juga untuk membuat kota Prabumulih kedepannya menjadi asri dan bersih.

Dalam pengesahan 6 Raperda ini dihadiri oleh para Kepala Dinas, Asisten, kepala Kantor dan kepala bidang di lingkungan pemerintah kota Prabumulih. (ADV)

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster