Ketika AIDS Merenggut Nyawa

 189 total views,  2 views today

Ilst.

Ilustrasi

MUARAENIM – Sejak tahun 2009 – 2014, dari 22 penderita Aids di Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sebanyak 15 orang telah meninggal dunia. Sedangkan penderita HIV sebanyak 10 orang.

“Ini yang berhasil kita data dan survei di kafe-kafe dan Lapas Muaraenim,” ujar Kadinkes Muaraenim dr H Yan Riyadi MARS melalui Kabid PMK Dinkes Muaraenim Ujang Suherman SKM Mkes, beberapa hari lalu.

Ucap Ujang, dari sejak pendataan yakni tahun 2009 hingga saat ini, untuk jumlah warga yang terdeteksi penyakit AIDS sebanyak 22 orang. Sedangkan yang terkena HIV ada 10 orang.

Namun untuk penderita AIDS, sebanyak 15 orang sudah meninggal dunia. Adapun penyebaran penderita penyakit Aids dan HIV ini, tersebar di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Pali.

Ujang menambahkan,  di wilayah Kabupaten Muaraenim sebanyak 12 orang,  Lawang Kidul sebanyak 6, Tanjung Agung sebanyak 1 Sungai Rotan sebanyak 1, Rambang Dangku sebanyak 1, Gelumbang sebanyak 3, dan Gunung Megang sebanyak 3. Sedangkan di wilayah Kabupaten Pali ada di kecamatan Penukal sebanyak 3, Abab sebanyak 1, dan Talang ubi sebanyak.

“Penderitanya tidak boleh disebarluaskan karena melanggar HAM,” tutup Ujang.

Untuk itu, sambung Ujang, ia menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi prilaku seks bebas dengan bergonta-ganti pasangan, jangan mengkonsumsi narkoba karena penularan bisa dari suntikan dan lain-lain.

Dan, kepada penderita untuk tidak juga melakukan gonta-ganti pasangan sehingga tidak menyebarkan penyakit, terus melakukan pengobatan rutin minimal untuk memperkuat stamina tubuh.

“Sekarang untuk penyakit TBC, kita juga tes HIV. Sebab jika terkena HIV pasti terkena TBC, namun jika terkena TBC belum tentu terkena HIV,” tutupnya.

 

TEKS:SISWANTO

EDEITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster