Empat Lawang Kekurangan Damkar

 275 total views,  2 views today

Ilustrasi Pemadam Kebakaran | Dok KS

Ilustrasi Pemadam Kebakaran | Dok KS

EMPAT LAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, menargetkan penambahan unit pemadam kebakaran (Damkar) pada anggaran perubahan 2014 mendatang. Sebab, minimnya jumlah damkar saat ini mengakibatkan pelayanan menjadi lambat dan kurang maksimal.

“Jarak tempuh antar wilayah cukup jauh, makanya harus dimaksimalkan damkar di UPTD. Nah, untuk ini butuh penambahan lagi,” kata Kepala BPBD Empat Lawang, Hasbullah, Selasa (24/6).

Diakui Hasbullah, saat ini BPBD Kabupaten Empat Lawang hanya memiliki empat unit damkar. Damkar itu, disebar. Di kantor pusat atau Tebing Tinggi ada satu unit,  Pendopo satu unit dan Pendopo satu unit dan di satu kecamatan lainnya.

Dari jumlah itu terangnya, tidak memungkinkan pelayanan cepat jika terjadi kebakaran dibeberapa wilayah kecamatan non Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD).  Ditambah lagi, beberapa unit damkar Empat Lawang ada sebagian mengalami kerusakan.

“Selain satu unit damkar, kita juga usulkan pembelian alat-alat lainnya,” jelas Hasbullah seraya menambahkan, BPBD akan bekerja semaksimal mungkin memberikan bantuan dan pelayanan ke masyarakat, namun akan lebih baik jika fasilitas memungkinkan.

Kata Hasbullah, selain itu perlunya penambahan mobil damkar dilakukan seiring akan ditingkatkan kinerja UPTD. Kemungkinan juga ada penambahan UPTD seperti di Kecamatan Pasma Air Keruh,Saling maupun Talang Padang.

Efek positifnya ? Tentu saja agar meminimalisir kerugian dan mengurangi dampak kebakaran. “Kita juga akan maksimalkan kinerja dan SDM petugas PBK dan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri melalui Asisten III, H Fikmalil Anwan saat dikonfirmasi, sangat mendukung adanya penambahan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. “Silahkan ajukan, nanti kita usulkan di ABT atau APBD Perubahan 2014,” kata Fikmalil.

Dengan ada penambahan damkar itu diharapkan, penanggulangan bencana terutama kebakaran yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang bisa lebih maksimal. Tentunya, terpenting itu bagaimana berupaya agar dampak suatu bencana dapat diminimalisir. “Kita tahu daerah kita rawan, tapi minimal kita upayakan meminimalisir korbannya,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster