Bandit Pecah Kaca, Gasak Rp500 Juta

 280 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALI – Jajaran Polsek Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali mendapatkan pekerjaan rumah, setelah kawanan bandit pecah kaca menjalankan aksi diwilayah hukumnya, dengan mengasak uang tunai sebesar Rp500 juta, yang ternyata akan dipergunakan untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian  berlangsung Senin (23/6) sekitar pukul 20.00 WIB, di Jalan Merdeka Talang Ubi, depan Rumah Makan Masdi, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Ketika korban M Arfa Beni (30), warga Jalan Segaran 9 Ilir, Lr Kebangkan, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang ini, sedang minum es kacang.

Disanalah diakuinya di hadapan petugas kepolisian, bahwa mobil Toyota Inova, warna hitam, bernopol BG 1899 ML yang dikendarainya diparkir 100 meter dari tempat duduknya, saat hendak pergi sudah dalam keadaan kaca kiri tengahnya pecah, dan uang PNPM senilai Rp500 juta tersimpan dalam tas di atas jok sudah lenyap.

Lantaran ketakutan atas kejadian tersebut, dirinya langsung tancap gas ke rumah isterinya, yang berada di Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan. Namun, saat diperjalanan dirinya di telepon pihak PNPM dan memerintahnya untuk kembali lagi ke lokasi kejadian, dan langsung melapor ke pihak kepolisian.

“Aku sedang minum es pak pak di rumah makan itu, saat aku balik ke mobil aku terkejut kalau kaco mobil ado yang retak dan bolong. Langsung bae aku setop, dan perikso kalau duit itu sudah tidak ado lagi pak,” aku korban kepada petugas kepolsian.
Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP M Aris melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Zai’an ZL mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima laporan korban. “Kita sudah periksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Dan korban sendiri sudah dilakukan pemeriksaan. Namun kita akan lakukan pendalaman,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, adanya indikasi rekayasa yang dilakukan korban. Pihaknya saat ini sedang mengumpulkan data-data. “Kita sedang kumpulkan data-data dulu. Karena, tidak menutup kemungkinan arahnya bisa kesana,” pungkasnya.

TEKS   : INDRA SETIA HARIS

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster