15 Penderita AIDS Meninggal

 282 total views,  2 views today

Ilst.

Ilustrasi HIV | Dok KS

MUARAENIM – Sejak tahun 2009-2014, dari 22 penderita AIDS di Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), 15 penderita telah meninggal dunia. Sedangkan penderita HIV sebanyak 10 orang.

“Ini yang berhasil kita data dan survei di cafe-cafe dan Lapas Muaraenim,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muaraenim, dr H Yan Riyadi melalui Kabid PMK, Ujang Suherman, kemarin.

Menurut Ujang, dari sejak pendataan yakni tahun 2009 hingga saat ini, untuk jumlah warga yang terdeteksi penyakit AIDS sebanyak 22 orang. Sedangkan yang terkena HIV ada 10 orang. Namun untuk penderita AIDS sebanyak 15 orang sudah meninggal dunia.

Adapun penyebaran penderita AIDS/HIV ini, tersebar dibeberapa kecamatan dalam Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten PALI. Di Muaraenim  tercatat ada 12 penderita, Lawang Kidul enam penderita, Tanjung Agung satu penderita, Sungai Rotan satu penderita.

Kemudian di Kecamatan Rambang Dangku satu penderita, Gelumbang tiga penderita dan Gunung Megang tiga penderita. Sedangkan di Kabupaten PALI, ada di Kecamatan Penukal 3 penderita, Abab satu penderita dan Talang Ubi satu penderita.  “Nama penderitanya, tidak bisa kita sebutkan dan disebarluaskan,” terang Ujang.

Penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Muaraenim yang kian mengkuatirkan ini kata Ujang, harus diantisipasi. Karenanya ia menghimbau masyarakat, untuk menjauhi prilaku seks bebas dengan bergonta-ganti pasangan.

Selain itu, tidak mengkonsumsi narkoba karena penularan bisa dari suntikan dan lain-lain. “Kepada penderitanya,  kita minta tidak juga melakukan gonta-ganti pasangan sehingga tidak menyebarkan penyakit. Selain itu, mereka harus melakukan pengobatan rutin minimal untuk memperkuat stamina tubuh,” jelasnya.

Untuk mendeteksi penyebaran virus dan penyakit mematikan tersebut, Dinkes kini terang Ujang juga melakukan tes kesehatan kepada penderita penyakit TBC. “Sebab penderita HIV, biasanya terkena TBC. Tetapi penderita TBC, belum tentu terjangkit HIV/AIDS,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster