Tersangka Korupsi Dana MTQ Ditahan Polres OKU

 194 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

BATURAJA – Tersangka kasus dugaan korupsi dana biaya penginapan saat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran 2012 di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, “Ev”, ditahan penyidik kepolisian resor setempat. Proses hukum tersebut dilakukan terhadap pelaku hingga jatuh vonis nanti.

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi di dampingi Kasat Reskrim AKP Zulfikar di Baturaja, Selasa, menjelaskan tersangka Ev merupakan panitia yang khusus menangani masalah penginapan seluruh peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kabupaten OKU tahun 2012.

Adanya kasus tersebut diharapkan menjadi pembelajaran jangan sampai terulang termasuk saat penyelenggaraan MTQ Internasional yang akan diselenggarakan di Palembang beberapa waktu mendatang.

Dijelaskan Kapolres, kasus dugaan “mark up” atau penggelembungan uang penginapan peserta MTQ itu sendiri mulai diselidiki Polres OKU sejak September 2013.

“Kita waktu itu dapat laporan dari LSM, dan langsung melakukan penyidikan dan akhirnya ditemukan bukti ada `mark up` dana penginapan yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp76,4 juta,” kata Kapolres.

Selain “Ev”, Polres saat itu juga terus melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus “mark up” dana MTQ, bahkan salah seorang pejabat di Bagian Kesra Pemkab OKU juga tengah dibidik dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

“Kita terus mendalami kasus ini, dan untuk sekarang memang belum mengarah ke pejabat Pemkab. Tetapi bisa saja nanti mengarah ke pimpinan tersangka Ev,” kata Kapolres.

Menurut Mulyadi, selain kasus “mark up” dana penginapan, Polres juga telah menyelidiki kasus dugaan korupsi dana katering, pemberian cenderamata dan tenda pada pelaksanaan MTQ 2012.

Sementara Ev sendiri sekitar pukul 10.00 WIB langsung diserahkan penyidik Polres OKU ke Unit Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja.

“Tersangka sekarang sudah diserahkan ke kejaksaan untuk ditahan di Rutan Kelas II B Sarang Elang Baturaja,” kata Kapolres.
Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja Sugeng Sumarno secara terpisah menambahkan, pelaku segera dilimpahkan ke Palembang agar bisa cepat disidangkan.

“Kita berterima kasih kepada penyidik Polres OKU yang sudah mengungkap kasus korupsi MTQ itu,” katanya.

Sementara itu persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Internasional yang akan dilaksanakan di Palembang, Provinsi Sumsel, sudah mencapai 50%. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin menjelaskan, kegiatan yang akan diikuti oleh 53 negara ini bakal dikemas berbeda dengan MTQ Internasional sebelumnya yang pernah diadakan.
Acara ini, kata dia, akan dipusatkan di Palembang Sport and Convension Center (PSCC) Palembang.

“Kepanitian sendiri, masih mempunyai cukup waktu untuk mempersiapkannya sampai bulan September mendatang, ” ujar Alex usai menerima panitia MTQ Internasional dan event organizer di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, beberapa waktu lalu.
Menurut Alex, event organizer Harry Kiss Produksion Indonesia direncanakan yang akan melengkapi sound system pada acara MTQ Internasional ini, Harry Kiss Produksion Indonesia ini merupakan sound system buatan Indonesia yang kualitasnya telah menembus Pasar Internasional.

Sementara Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel Ahmad Najib mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pertemuan bersama Menteri Agama Suryadarma Ali dan telah mendapat persetujuan tentang susunan kepanitiaannya.

Menurutnya, even Internasional ini jumlah pesertanya ditargetkan sebanyak 53 nNegara dengan kegiatan perlombaan diantaranya 2 tilawa dan hafis, hapalan al-qur’an dan lagu untuk putra dan putri, serta hafis 30 juz.

“Untuk keseluruhan negara peserta belum dapat dipastikan, karena besar kemungkinan akan terus bertambah. Namun, ditargetkan sebanyak 53 Negara. Sementara, jurinya sendiri merupakan juri dari Internasional yang berasal dari 6 negara. yaitu Iran, Saudi Arabia, Perancis, uni Emirat Arab, Yordania dan Indonesia,” ungkapnya.

Kepala Biro Kesejateraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel  Richad Haryadi dalam laporannya mengatakan, rencananya MTQ Internasional ini akan dibuka pada 23 September mendatang dengan mengadakan acara opening dan closing yang sangat berbeda dengan MTQ Internasional yang sebelumnya pernah diadakan.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh para perwakilan dari seluruh pesantren di Provinsi Sumsel yang tersebar di kabupaten/kota.
“Jika ke 53 negara peserta ini semua hadir maka diperkirakan sekitar 200 orang peserta yang akan datang ke Provinsi Sumsel. Selain itu, direncanakan pada opening dan closingnya nanti juga akan diadakan acara yang meriah,” tandasnya.

TEKS: MUSLIM

EDITOR: SARONO P SASMITO

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster