Polres OI Reka Ulang Kasus Pembunuhan

 510 total views,  2 views today

Suasana Rekontruksi Kasus Pembunuhan

Suasana Rekontruksi Kasus Pembunuhan

INDERALAYA – Edi Levis (34), mengakui jika dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap korban Arsalan (56), warga Desa Tebing Gerinting Utara Kecamatan Inderalaya Selatan, Sabtu (7/6), lalu. Pelaku sendiri mengjumkan senjata tajam (Sajam), sebanyak empat kali ke tubuh korban hingga tewas. Hal itu terlihat dari hasil rekonstruksi

(reka adegan), yang digelar Polsek Inderalaya, Kamis (19/6), kemarin di halaman Mapolsek Inderalaya.

Rekonstruksi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Inderalaya Iptu Roby Sugara. Untuk pelaku sendiri dperankan oleh pelaku Edi Levis. Sedangkan korban diperankan oleh Ketua BPD Tebing Gerinting Utara, Bun Yamin. Saksi ada

tiga orang saksi yang merupakan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut yakni Usman, Hasbi dan Romi.

Selain itu, Pengacara pelaku H. Herman SH turut hadir dalam rekon tersebut. Ada enam  adegan dalam rekon tersebut.

Pantauan di lapangan, dalam adegan pertama, pelaku dengan sepeda motornya dari rumah tiba di rumah salah satu warga yang akan melakukan hajatan.

Dalam adegan ke dua, pelaku langsung menghampiri korban yang saat itu duduk menghadap depan (tidak melihat pelaku), bersama saksi Romi. Pada adegan ke 3, pelaku mencabut pisau dari pingganya dan langsung menusuk

korban di bagian punggung. Saat itu korban langsung tersungkur. Pada adegan ke-4, pelaku langsung

menusuk perut korban beberapa kali hingga mengeluarkan banyak darah.

Tiga saksi yang berada ditempat tidak bisa berbuat banyak langsung menolong korban. Pada adegan ke-5, pelaku dengan santai menuju motornya. Di adegan ke-6, pelaku sempat menjilat darah korban yang ada di pisau dan

melambaikan tangan kepada warga sekitar dan langsung kabur dengan motornya.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Inderalaya Iptu Roby Sugara didampingi Kanitres Bripka Defriansyah mengatakan, rekonstruksi tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan.

“Ya, ada 6 adegan yang diperagakan pelaku dalam membunuh korban Arsalan. Ini disaksikan oleh perangkat desa dan pengacara korban. Motifnya yakni dendam lama. Pelaku terancam pasal 338 tentang pembunuhan dan terancam 15 tahun penjara,” tuturnya.

Pelaku Edi Levis saat ditemui enggan berkomentar banyak. “Saya menyesal pak, tidak seharusnya saya membunuh korban (Arsalan),” ujarnya singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Arsalan (56), warga Desa Tebing Gerinting Utara Kecamatan Inderalaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI)harus meregang nyawa dengan empat luka tusukan di punggung.

Arsalan tewas bersimbah darah, Sabtu (7/6), sekitar pukul 09.00 WIB, setelah ditusuk oleh pelaku Edi Lepis, warga satu desa diduga dendam.

Mirisnya, penusukan terjadi di acara persiapan pesta hajatan di desa tersebut. Puluhan warga yang menyaksikan tidak satupun yang mampu merelainya, karena kejadiannya begitu  singkat.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster