Lima Hari Kerja tidak Efektif

 213 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

EMPAT LAWANG – Wakil Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menilai penerapan lima hari hari kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang, tidak efektif. Sebab, tingkat kedisiplinan abdi negara di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati it, semakin hari semakin kendor.

Menurut Syahril. pemberlakukan lima hari kerja menjadi biang turunnya disiplin pegawai. “Empat Lawang tidak cocok dengan penerapan lima hari kerja, mengingat kabupaten kita ini terletak di tengah-tengah dimana PNS nya urban dari daerah lain, seperti Lahat atau Lubuklinggau,” ungkap Syahril, Kamis (19/6).

Bahkan sejauh ini kata Syahril, masih banyak PNS enggan untuk tinggal di tempatnya kerja, namun lebih memilih pulang pergi dari Kabupaten Lahat maupun Kota Lubuklinggau. Sehingga mereka terkadang masuk kerja sesuka hati, nah pulang kerjapun lebih awal dari pukul 16.00 WIB, dengan alasan jarak tempuh.

Syahril juga meyakini lima hari kerja dengan jadwal kerja yang sangat padat, juga tidak membawa nilai plus bagi PNS itu sendiri. Mengingat efektif dalam kerja itu, pada hakekatnya hingga pukul 14.00 WIB.

Nah, dalam waktu dekat ia akan berkonsultasi dengan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri, untuk mengembalikan kembali PNS masuk kantor enam hari kerja. “Dengan enam hari kerja, mereka Jumat pagi tidak kepikiran untuk balik ke asal mereka, sebab hari Sabtu masih masuk,” imbuh Syahril.

Selain itu sebagai upaya peningkatan disiplin pegawai, pihaknya kembali merutinkan apel gabungan seluruh SKPD di halaman Pemkab Empat Lawang. “Setiap hari Senin, kita laksanakan upacara gabungan, tidak hadir di sanksi,” tukasnya.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera di lapangan, rencana pengembalian ke sistem enam hari kerja ini, menuai tanggapan beragam. Ada sejumlah PNS menyetujui, dan ada juga menolak. “Kalau enam hari kerja kita jenuh, tak ada jedah libur dengan keluarga,” cetus salah pejabat di lingkungan Pemkab Empat Lawang.

Ternyata ada juga menyetujui, sebab jika enam hari kerja waktu pulang bisa pukul 14.00 WIB. “Kalau lima hari kerja terlalu sore, kadang kita wajib mengurusi keluarga juga. Emang bagusnya enam hari kerja saja,” ungkap salah satu PNS, yang menolak disebutkan namanya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster