Hutan Kota di Kabupaten OKU Selatan Bakal Kian Hijau

 294 total views,  2 views today

Susana di Komplek Perkantoran OKU Selatan

Susana di Komplek Perkantoran OKU Selatan

OKU SELATAN – Hutan kota di Kabupaten OKU Selatan, yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, bakal semakin hijau. Pasalnya, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), saat ini tengah menanam  800 bibit pohon.

Hutan kota di Kabupaten OKU Selatan, yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, bakal semakin hijau. Pasalnya, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), saat ini tengah menanam  800 bibit pohon.

Di lahan seluas 25 hektar tersebut menurut Kepala Dishutbun Kabupaten OKU Selatan, Andang melalui Kabid RHL Penatagunaan Kawasan Hutan, Mawardi, ditanam berbagai pohon dan tanaman yang masuk katagori multipurpose trees species (MPTS).

“Tanaman jenis MPTS ini, banyak manfaatnya. Tidak hanya buahnya, tetapi juga getah dan batangnya juga bisa dimanfaatkan,” kata Mawardi saat dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (19/6).

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penyuluhan dan Perhutanan Sosial Dishutbun OKU Selatan, Nurus Shopa menambahkan, dari 800 bibit pepohonan yang ditanam di kawasan hutan kota tersebut, terdiri dari tujuh macam tanaman.

Yakni empat jenis tananam kayuan yang terdiri Bambang Lanang atau Cempaka sebanyak 1.500 batang, Mahoni sebanyak 1.500 batang, Tanjung sebanyak 1.750 batang dan Angsana sebanyak 1.750 batang.

“Sementara untuk tanaman jenis MPTS yang kita tanam, terdiri dari  tiga jenis tanaman yaitu Durian Akulasi sebanyak 500 batang, Alpukat sebanyak 500 batang dan Mangga sebanyak 500 batang,” bebernya.

Penanaman tersebut jelasnya, sudah dilakukan sejak 2010 lalu sampai tahun ini. Kegiatan tersebut menurutnya, merupakan kegiatan pemeliharaan sekaligus mengganti tananaman yang mati.

Tujuannya, agar kawasan hutan kota semakin menarik. Apalagi kawasan tersebut ucapnya, juga termasuk ruang terbuka hijau (RTH), yang dapat menghasilkan oksigen dan menyerap emisi karbon serta pelindung tata air di sekitar lokasi hutan kota.

“Kawasan itu juga, bisa dimanfaatkan sebagai bumi perkemahan karena sampai saat ini kita belum memiliki bumi perkemahan. Hutan kota ini juga, bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai kawasan rekreasi keluarga,” tukasnya.

TEKS              : FITRI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster