Minta Diurut, Ayah Gagahi Anaknya

 1,107 total views,  2 views today

mesum

KAYUAGUNG – Berawal dari sering minta diurut kedua anaknya, membuat Mat Gani (47) gelap mata, hingga melampiaskan nafsu bejatnya kepada kedua anak kandungnya. Sebut saja Melati (15) dan Mawar (14).  Perbuatan tak terpuji Mat Gani semua berjalan mulus.

Tanpa diketahui istrinya setiap kali menggagahi darah dagingnya tersebut. Namun bak pepatah mengatakan, sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai akhirnya akan tercium juga.

Apa lacur, permainan rapi warga Desa Kayuaara, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI ini diketahui sang istri setelah empat bulan bulan sang anak yang tak tahan lagi menahan beban tekanan ayahnya yang selalu melampiaskan nafsunya, hingga menceritakannya ke ibunya.

Mendengar cerita sanga anak, istri Mat Gani bak disambar petir yang tak menyangka pria yang puluhan tahun hidup berumah tangga dengan itu, tega menggagahi buah hatinya sendiri berulangkali selama empat bulan. Tanpa pikir panjang sang istri pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tulung Selapan.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat Sik, melalui Kapolsek Tulung Selapan AKP Akagani SH MH, mengatakan,  sebelum melakukan aksinya tersangka selalu mengancam anaknya  akan dibunuh kalau tidak mau menuruti keinginan sang ayah. Setelah melampiaskan hasratnya sang ayah bejat itu, kembali mengancam agar tidak menceritakan hal yang menimpanya kepada siapapun termasuk ibu korban.

Menurut Kapolsek, peristiwa terlarang tersebut terjadi pada bulan Maret hingga Juni 2014. Dalam menjalankan aksinya tersangka cukup cerdik, dengan memanfaatkan situasi rumah yang sepi saat sang istri melakukan aktivitasnya menyadap getah karet di kebun.

“Setiap istrinya bekerja tersangka langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan aksinya,” ujar Kapolsek.

Pihak polisi berhasil mengamankan tersangka Mat Gani, Selasa (17/6) sekitar pukul 21.00 wib di rumahnya di pondok kebun karet. Tidak hanya berhasil mengamankan pelaku polisi juga menyita senjata api kecek laras panjang milik Mat Gani

“Kita telah berhasil mengamankan pelakukannya, setelah pihak keluarga melaporkan hal ini nomor LP/B-6/ VI/2014.Dan sekarang sudah di sel Mapolsek Tulung Selapan,” kata Kapolsek.

Sementara menurut pengakuan Mat Gani sendiri, kepada polisi bahwa perbuatan tersebut dilakukan karena khilaf. Lantaran dirinya  sering minta urut kepada kedua anaknya. Mat Gani yang telah kerasukan syaitan akhirnya tidak mampu membendung nafsunya hingga peristiwa itu terjadi berulangkali.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster