Romi Herton Mendadak Sakit

 231 total views,  2 views today

Romi Herton Walikota Palembang

Romi Herton Walikota Palembang

PALEMBANG – Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap mantan Ketua mahkamah kontitusi (MK) Akil Muchtar, Wali Kota Palembang, H.Romi Herton dikabarkan dalam keadaan sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang nomor satu di palembang tersebut tidak menghadiri perayaan Hut Kota Palembang yang dilaksanakan di Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (17/6).

Begitu pun dengan saat rapat paripurna HUT Kota Palembang ke1331 tahun 2014 di Ruang Paripurna Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, juga berlangsung tanpa dihadiri Wali Kota Palembang H Romi Herton.

Berdasarkan surat izin yang dibacakan Ketua DPRD Ahman Novan, Wali Kota Palembang, H Romi Herton tidak dapat menghadiri sidang paripurna peringatan HUT Kota Palembang dikarenakan kondisi yang kurang sehat.

Dalam isi surat tersebut Wali Kota Palembang, H Romi Herton meminta permohonan maaf kepada para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Ketidak hadiran Romi pada sidang Paripurna Peringatan HUT Kota Palembang dikarenakan kondisi kesehatan yang kurang baik.

Sebagai penggantinya Romi Herton menunjuk Wakil Wali Kota Palembang H Harnojoyo untuk mewakilinya dalam sidang paripurna HUT Kota Palembang di DPRD.

“Permohonan maaf dari Wali Kota Palembang karena tidak dapat hadir pada Sidang Paripurna HUT Kota Palembang, karena beliau sedang tidak sehat,” ucap Harno saat menyampaikan kata sambutan.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, ditetapkannya Ketua DPC PDIP Kota Palembang tersebut menjadi tersangka, disebabkan melanggar pasal 6 ayat 1 huruf A Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 64 ayat 1, juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan diduga melanggar pasal 22 juncto pasal 35 ayat 1 Undang-Undang 20 Nomor 2001.

“Setelah melakukan gelar perkara disimpulkan telah ditemukan dua alat bukti yang cukup terhadap Romi Herton dan istrinya, Masyitoh telah ditetapkan sebagai tersangka,”ungkap Johan, saat dihubungi, Senin (16/6).

Ucap Johan, ditetapkannya kedua tersangka tersebut karena terindikasi memberikan suap kepada Akil Mochtar dan memberikan keterangan palsu saat persidangan

“Penetapan Romi Herton dan Istrinya, Masyitoh sebagai tersangka, dikeluarkan pada tanggal 10 Juni 2014 lalu,”katanya.

Seperti yang kita diketahui, Romi Herton dan Masyitoh sebelumnya sudah dicegah KPK terkait penyidikan dugaan korupsi untuk terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pilkada di MK, Akil Mochtar. Selain itu, Romi dan Masyitoh juga pernah memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta untuk terdakwa Akil Mochtar.

Saat bersaksi, keduanya membantah pernah memberikan sejumlah uang untuk Akil. Dalam dakwaan Akil disebutkan, Romi Herton dan wakilnya Harnojoyo menyuap Akil Rp 20 miliar agar permohonan keberatan yang diajukan Romi dikabulkan MK.

 

TEKS : Ardhy Fitriansyah

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster