Australia Sokong Kebun Raya Sumsel

 285 total views,  2 views today

Ilst. Hutan

Ilst. Hutan

PALEMBANG – Pemerintah Australia, tertarik untuk terlibat dalam pembangunan Kebun Raya Sumsel yang terletak di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Keinginan itu disampaikan setelah utusan dari Australia mendengarkan paparan tentang kebun yang akan menjadi pusat tanaman obat-obatan terbesar di Sumatera tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Ruslan Bahri usai rapat di kantor gubernur, Selasa (17/6). Menurut Ruslan, pihaknya telah bertemu secara langsung dengan perwakilan negara Australia, untuk membahas kelanjutan kerjasama.

Menurutnya, bantuan yang akan diberikan Australia lebih ditekankan pada bantuan dana. Hanya saja untuk besaran dana yang akan dikucurkan masih dalam tahapan lebih lanjut. “Kita belum tahu jumlah persisnya berapa. Tapi yang jelas, sudah ada ketertarikan. Tak hanya itu, mereka juga menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan tenaga Techical Assistant yang melakukan survey lanjutan serta memberikan sumbang saran,” jelas Ruslan di Kantor Pemprov, kemarin.

Terkait bantuan dana, Ruslan menilai, tetap mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat, meski bantuan dari Australia telah didapat. Menurutnya, pembangunan kebun raya ini, tidak dikerjakan seluruhnya dari dana APBD.

“Untuk total bantuan dana dari pusat, kita juga belum mengetahuinya. Untuk laporan persisnya, tim Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balitbangnovda) Sumsel tengah melakukan pertemuan dengan pusat di Jakarta,” kata dia.

Ruslan menambahkan, saat ini perencanaan pembangunan kebun raya mencapai 100%. Sedangkan fisik terus dilakukan terutama persiapan-persiapan bangunan. “Kalau fisiknya saya belum berani menentukan persentasenya,” imbuh dia.

Sementara, Kepala Balitbangnovda, Ekowati Retnaningsih mengaku telah merampungkan Detailed Engineering Design untuk kebun yang memiliki tema kebun obat tersebut. Ditargetkan pada 2015 mendatang pembangunan gapura akan segera dilakukan. Rencananya, kebun ini akan bertemakan kebun obat dengan mengadopasi kebun raya di Guangxi Cina.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster