Volume Sampah di Palembang 900 Ton Per Hari

 204 total views,  4 views today

Aktivitas Pengolahan Sampah di TPA

Aktivitas Pengolahan Sampah di TPA

SAAT  ini, sampah masih menjadi suatu masalah di Kota Palembang. Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang mencatat, ada kenaikan volume sampah yang mencapai 25 persen hamper tiap tahun dai tahun 2011 lalu sampai sekarang. Peningkatan itu didorong oleh bertambahnya sampah-sampah dari sejumlah pasar tradisional, sampah rumah tangga dan juga sampah sisa aktivitas pembangunan yang terjadi di seluruh kawasan di Kota Palembang.

Dari  Bidang Pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Limbah Dinas Kebersihan Kota Palembang,  diperoleh informasi volume sampah 187.703.406 ton pada 2011 terus meningkat dari sebelumnya 164.166.986 ton pada 2010.  Sampai tahun 2014 ini sampah-sampah banyak disumbangkan oleh kecamatan yang memiliki jumlah penduduk tinggi, seperti Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur II,Ilir Barat I dan Seberang Ulu I.

Melihat peningkatan volume sampah yang terus terjadi tersebut diperlukan langkah-langkah untuk menekannya. Untuk itu kita mengharapkan Dinas Kebersihan Kota Palembang  membuat program pengomposan dan daur ulang sampah menggunakan mesin pencacah plastik dan mesin kompos.  Dengan demikian sampah-sampah tersebut tetap memiliki manfaat untuk menyuburkan tanah dan menjadi pupuk yang dibutuhkan oleh kalangan petani di manapun mereka berada.

Di sisi lain Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Palembang, Mahbuk mengungkapkan prediksi volume sampah dapat meningkat menjadi 900 ton per hari pada 2014 sebab saat ini saja sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebanyak 600 ton per hari dan bisa dipastikan akan naik lagi tahun depan. setiap orang berpotensi akan menyumbang sampah 0,5 kg per hari. Sementara, penduduk Palembang saat ini sudah sekitar 1,6 juta dan tahun depan pertumbuhan penduduk juga akan ikut meningkat. Dari tingginya volume sampah yang terangkut, dia meminta agar masyarakat mulai dapat memilah sampah. Misalnya dengan memisahkan sampah terurai dan tidak dapat terurai.

 

TEKS: ALAM TRIE PUTRA

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster