Romi Herton : Saya Ikhlas, Saya Patuh Hukum

 283 total views,  2 views today

Romi Herton Walikota Palembang

Romi Herton Walikota Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Dengan ditetapkannya Wali Kota Palembang, Romi Herton dan istri, Masyitoh sebagai tersangka, dipastikan tidak akan menggagu roda Pemerintahan di Kota Palembang. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Ratu Dewa, saat melakukan jumpa pers di kediaman Romi Herton, di jalan Kirangga Wirasantika, Senin (16/6).

“Wali Kota siap menerima apapun konsekunsi yang terjadi, roda pemerintahan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Sambung Dewa, Wali Kota Palembang Romi Herton, tetap akan menjalankan tugasnya seperti biasa. Sebutnya, penetapan Romi sebagai tersangka belum ada informasi dari pusat, pihaknya hanya mengetahui dari Media.

“Wali Kota besok (hari ini) akan menghadiri jadwal HUT Palembang, semua jadwal Wali Kota akan berjalan seperti biasa,” katanya.

Dewa mengaku, dengan ditetapkannya Romi dan istri sebagai tersangka, sebenarnya cukup membuat keluarga syok. Tapi, katanya, Romi dan istri akan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Keluarga, sebagai manusia biasa pastinya sangat syok, apalagi anak-anaknya. Tapi tetap tegar. Keadaan keluarga baik-baik saja. Siap menerima apapun yang terjadi,” katanya.

Ditanya soal langkah hukum yang disiapkan, Dewa menjawab, pihaknya masih harus mempelajari dahulu masalah tersebut. Karena, ditetapkannya kedua pasangan suami istri tersebut sebagai tersangka belum ada pemberitahuan resmi dari pusat atau bihak yang berkompeten.

“Kita masih menunggu, sampai saat ini kami belum tahu, hanya tau dari media,” katanya.

Kata Dewa, upaya hukum yang akan diambil Romi dan istri, sesuai dengan materi persidangan, baik pembelaan melalui pengacara dan lainnya.

“Beliau (Romi Herton) sangat tegar, kita lihat saja nanti, kita adu argumentasi disidang pengadilan tipikior, karena sebelum ditetapkan sebagai tersangka tidak ada pemberitahuan sama sekali,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Romi Herton mengatakan, dengan ditetapkannya ia dan istri sebagai tersangka, sebagai warga negara yang baik, katanya akan patuh hukum dan kooperatif.

“Saya ikhlas, saya patuh hukum. Insya Allah saya akan memberikan keterangan sesuai yang saya sampaikan,” ujarnya, saat ingin meninggalkan kediamannya. Menurut Romi, ia hanya mengetahui ia sebagai tersangka dari running teks tv, sebutnya, tidak ada persiapan apa-apa.

“Kita ikuti saja, kita lihat dulu, tidak ada upaya hukum. Belum ada pengacara, Pemerintahan harus jalan terus. Harus kita hargai APBD Palembang meningkat tajam, dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 3 triliun,”katanya. Di tanya banyaknya pejabat Pemkot Palembang yang datang ke kediamanannya, Romi menjawab, kedatangan mereka hanya sebagai persiapan HUT Palembang.

“Tidak ada kaitannya dengan masalah saya. Mereka hanya koordinasi,”katnya. Ditanya terkait tuntutan hakim terhadap Akil Mochtar seumur hidup, Romi enggan menjawabnya. Ia juga menegaskan, bahwa ia dan keluarga tetap kuat menghadapi masalah tersebut.

“No komen, saya adalah keluarga pejuang, anak-anak saya juga harus kuat. Saya tidak ada mencuri harta negara, saya hanya mempertahankan hak saya,”tukasnya.

Berdasarkan pantauan Kabar Sumatera, pukul 16.30 WIB para pejabat dilingkungan pemkot Palembang mulai berdatangan di kediaman Romi Herton, di Jalan Kirangga Wirasantika. Seperti Kepala Dishub Palembang, Kepala Disdukcapil, Kepala DP2K, Camat dan pejabat lainnya, termasuk juga wakilnya Harnojoyo tiba dikediamannya pukul 17.10 WIB.

Setelah melakukan pertemuan dengan media, sekitar pukul 17.40 Romi Herton meninggalkan kediamannya, menggunakan mobil Jeep Robicon, Plat B 1251 JT didampingi dua ajudannya.

“Saya mau Jalan-jalan saja,”tukasnya

 

TEKS   : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster