Perbaikan Jalan Alternatif, Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran

 215 total views,  2 views today

Akibat jalan rusak hampir setiap hari terjadi kemacetan di desa Suraja Kecamatan Pedamaran OKI.. Foto . Iwan Cheristian

Ilustrasi Jalan Rusak |  Foto . Iwan Cheristian

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, menargetkan jalan alternatif sebagai penghubung jalan raya utama selesai sebelum mudik lebaran nanti.

Kepala Dinas PU BM Sumsel, Rizal Abdullah mengatakan, jalan alternatif prioritas adalah Jalan Jejawi, Lubuk Batang (OKU) dan Jalan Komering. Perbaikan ketiga jalan tersebut nantinya dapat memfasilitasi pengguna jalan utama, sebagai alternatif lalu lintas.

“Jalan raya nasional diutamakan selesai. Tapi juga menargetkan perbaikan jalan penghubung seperti Jalan Jejawi sebagai alternatif Palembang-Kayuagung, Jalan Lubuk Batang untuk alternatif Palembang-Baturaja dan Jalan Komering sebagai alternatif Kayuagung-Martapura,” kata Rizal kepada sejumlah wartawan di Griya Agung, Senin (16/6).

Peningkatan kualitas jalan alternatif itu kata Rizal diharuskan selesai sebelum mudik lebaran. Perbaikan jalan-jalan utama dan alternatif itu nantinya, dapat berdasarkan waktu tempuh kendaraan yang mencapai 100 kilometer per dua jam.

“Tidak semuanya baru nol pengerjaan. Ada yang sudah sejak lama dilakukan. Dan secara tehnis bisa dikejar sebelum mudik. Paling tidak kita haruskan bagi mereka siang hingga malam agar jalan bisa ditarget lewat waktu tempuh,” ucapnya.

Kabid Perencanaan BBPJN III, Juni Wahyudiono sebelumnya menambahkan, jalan nasional dipastikan sudah siap karena pemerintah sudah melakukan perbaikan di beberapa titik yang mengalami kerusakan. “Kita targetkan secara fungsional yakni sebelum lebaran selesai. Jadi bisa dipastikan pada akhir Juni mendatang, jalan yang rusak sudah diperbaiki semuanya,” terangnya.

Target tersebut memang sesuai dengan rekomendasikan oleh pemerintah pusat yakni Kementerian PU, yang meminta jalan sudah benar-benar bisa digunakan sebelum memasuki bulan Juli, kendati terjadi pemotongan anggaran di seluruh proyek kementerian.

“Kita abaikan isu pemotongan itu, paling tidak jalan yang berlobang kita tutupi agar tak rusak,” ucapnya seraya menyebut 1.440 ruas jalan nasional hanya 10 persen di antaranya yang megnalami rusak dan perlu perbaikan.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster