Kado Tersangka untuk RH dan Masyitoh

 298 total views,  2 views today

KPK

Ilustrasi KPK

PALEMBANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (16/6), resmi menetapkan Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyitoh sebagai tersangka pemberi suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa pilkada di Kota Palembang.

Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, ditetapkannya Ketua DPC PDIP Kota Palembang tersebut menjadi tersangka, disebabkan melanggar pasal 6 ayat 1 huruf A Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 64 ayat 1, juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan diduga melanggar pasal 22 juncto pasal 35 ayat 1 Undang-Undang 20 Nomor 2001.

“Setelah melakukan gelar perkara disimpulkan telah ditemukan dua alat bukti yang cukup terhadap Romi Herton dan istrinya, Masyitoh telah ditetapkan sebagai tersangka,”ungkap Johan, saat dihubungi, Senin (16/6).

Ucap Johan, ditetapkannya kedua tersangka tersebut karena terindikasi memberikan suap kepada Akil Mochtar dan memberikan keterangan palsu saat persidangan

“Penetapan Romi Herton dan Istrinya, Masyitoh sebagai tersangka, dikeluarkan pada tanggal 10 Juni 2014 lalu,”katanya.

Seperti yang kita diketahui, Romi Herton dan Masyitoh sebelumnya sudah dicegah KPK terkait penyidikan dugaan korupsi untuk terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pilkada di MK, Akil Mochtar. Selain itu, Romi dan Masyitoh juga pernah memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta untuk terdakwa Akil Mochtar.

Saat bersaksi, keduanya membantah pernah memberikan sejumlah uang untuk Akil. Dalam dakwaan Akil disebutkan, Romi Herton dan wakilnya Harnokoyo menyuap Akil Rp 20 miliar agar permohonan keberatan yang diajukan Romi dikabulkan MK.

 

TEKS   : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster