Festival Sriwijaya XXVII Dibuka

 313 total views,  2 views today

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Pagelaran Festival Sriwijaya XXII, Senin (16/6) malam dibuka, dengan menampilkan sejarah singkat saat masa keemasan dan kejayaan Sriwijaya waktu dulu. Pantauan Kabar Sumatera, pembukaan agenda tahunan ini digelar dengan menampilkan aksi teatrikal.

Aksi teatrikal tersebut, berawal dari Dapunta Hyang, yang diperankan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, turun dari kapal dengan kawalan puluhan ribu pasukannya. Setelah sampai di lokasi yang sekarang dikenal dengan Taman Purbakala Sriwijaya (TPKS), para prajurit tersebut  langsung menuliskan kedatangan tersebut dalam sebuah prasasti yang kemudian dikenal dengan nama Prasasti Kedukan Bukit.

Dari sinilah, sejarah Sumsel berawal. Mulai dari Sriwijaya, diteruskan dengan Kesultanan Palembang Darusallam hingga Sumsel menjadi provinsi. Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menyebut, TPKS sengaja dipilih sebagai lokasi Festival Sriwijaya untuk mengenalkan TPKS, yang merupakan cikal bakal Kerajaan Sriwijaya.

“TPKS merupakan situs peninggalan Kerajaan Sriwijaya, yang diyakini sebagai hunian awal pada abad ketujuh masehi. Berdiri diatas tanah seluas 20 hektar yang dikelilingi kanal, kolam dan pulau buatan serta parit hingga 70 hektar,” terang Alex.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui Staf Ahli Menteri Bidang Perlindungan Keanekaragaman Kreatif, Hari Untoro Drajat mengatakan, Sumsel merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dikenal dunia dengan latar belakang kebudayaannya, tiada lain Sriwijayanya yang merupakan kerajaan maritim pada masanya.

“Warisan budaya Sriwijaya sudah melekat pada masyarakatnya dan perlu dilestarikan dari generasi ke generasi. Maka dari itu, sudah selayaknya pihak pusat, pemdanya serta masyarakatnya  turut berpatisipasi dalam pelesatrian budaya ini,” katanya.

Lebih dari itu, Festival Sriwijaya ini sebagai bentuk efektif dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan kepariwisataan. Apalagi sekarang pariwisata Indonesia dewasa ini terus berkembang dan juga menjadi penopang ekonomi bangsa. Bisa dilihat peningkatannya sebesar tujuh persen melalui branding wonderfull Indonesia.

“Diharapkan dapat turut memproduksikan dan mencapai target wisatawan secara nasional. Diharapkan juga, festival ini akan terus dilaksanakn tiap tahun, dan menjadi rekon besar pariwisata unggulan di Indonesia,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster