Dituding Gelapkan Raskin dan Bangub, Camat OKU Selatan dapat SMS Teror

 240 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

MUARADUA – Dalam beberapa hari terakhir, beredar pesan singkat atau short message service (SMS) berantai dari handphone ke handphone milik warga di Kecamatan Muaradua. Dalam SMS yang diterima Kabar Sumatera, tertulis ”Yth. Kapolres OKU Selatan, tolong ditindak lanjuti Camat Muaradua, pengelapan dana bangub dan penyimpangan beras miskin. Tolong ditindak tegas, info dapat dipercaya. Kami percaya, aparat bapak ahlinya. Terima kasih”.

Namun tudingan dalam SMS tersebut, dibantah Camat Muaradua, Ahmad. Saat dibincangi di ruang kerjanya, ia mengaku sudah membaca SMS gelap yang menyudutkannya tersebut. “Isi SMS nya sudah saya baca, memang sangat menyudutkan saya. Tudingan itu sudah saya laporkan ke polisi, namun sampai saat ini belum mendapatkan panggilan dari kepolisian untuk dimintai keterangan,” kata Ahmad, Senin *(16/6).

Menurutnya, tudingan yang ditulis dalam SMS berantai tersebut menyebutkannya menggelapkan raskin itu, tidak benar sama sekali. Ia bahkan mempersilakkan masyarakat, untuk mengecek langsung distribusi raskin tersebut ke kepala desa (kades) dan kelurahan. Dia menyebut, tidak ada satu pun kades atau lurah yang complain terhadap distribusi raskin.

“Tidak hanya dituding gelapkan  raskin, saya juga disebut menggelapkan dana bangub. Padahal dananya saja, sampai saat ini belum cair. Jadi dari mana dikatakan saya menggelapkan dana tersebut,” ujarnya.

Ia terang Ahmad, sudah mencoba mengkonfirmasi tudingan tersebut dengan menghubungi nomor pengirim SMS tersebut. Namun nomor tersebut sebutnya, tidak pernah aktif. “Jelas tudingan itu, tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Dia juga menerangkan, selama enam bulan menjabat sebagai Camat Muaradua, pembinaan dan pendekatan selalu dilakukannya kepada desa dan kelurahan dengan cara berdialog secara langsung dengan kades dan lurah. “Tujuannya sebut dia, untuk mengetahui persoalan yang terjadi ditengah masyarakat sehingga bisa cepat diselesaikan agar tidak  berlarut-larut,” ujarnya.

Sementara itu Kades Gedung Kepihan. Herman BS yang dibincangi terpisah, membenarkan adanya SMS gelap yang menyudutkan Camat Muaradua tersebut. Herman membantah tudingan seperti dituliskan dalam SMS tersebut, tetapi raskin tersebut sudah dibagikan,” ucapnya.

Sedangkan untuk dana bangub ia mengaku, sampai saat ini dana bangub tersebut belum ada pencairan. “ Jadi dapat dipastikan kalau SMS tersebut, hanya menyudutkan saja, yang pasti pengirimnnya adalah orang tidak bertanggungjawab,” tukasnya.

 

TEKS              : FITRI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster