SFC Libur Hingga 30 Juni

 125 total views,  2 views today

Pelatih SFC, Subangkit memimpin langsung saat sesi latihan rutin di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian KS

Pelatih SFC, Subangkit memimpin langsung saat sesi latihan rutin di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian KS

PALEMBANG – Usai bermain imbang 1-1 lawan Semen Padang, Rabu (11/6) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.  Manajemen Sriwijaya FC langsung memberikan libur kepada penggawa Laskar Wong Kito.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri mengatakan, pemain sengaja langsung diberikan jatah libur, karena memang lawan Semen Padang adalah partai terakhir SFC sebelum jedah kompetisi. Sekaligus memberi kesempatan kepada pemain untuk berkumpul bersama keluarga (refreshing).

“Mulai hari ini (Kamis,12/6) pemain kita liburkan. Mereka kita kasih jatah libur hingga 30 Juni. Setelah itu tanggal 1 Juli mereka akan latihan kembali untuk persiapan pertandingan selanjutnya,” kata Robert.

Dengan demikian, artinya saat masuk bulan puasa, para pemain ini harus kembali mempersiapkan diri mengenyam latihan dari jajaran pelatih. Mengingat, rutinitas puasa tahunan yang dijalankan umat Islam ini dimulai 28 Juni.  Robert pun tidak merasa heran bila pemain harus tetap berlatih walau dalam keadaan puasa, itu demi menjaga kebugaran pemain agar tetap fit sebelum melanjutkan laga tandang melawan Persijap Jepara, 12 Agustus mendatang.

“Latihan harus tetap berjalan meskipun puasa. Ini demi menjaga kondisi fisik mereka. Lagian, musim lalu juga tetap ada latihan bahkan ada pertandingan. Jadi tidak ada masalah latihan di bulan puasa. Mungkin materinya saja lebih ringan dibanding biasanya,” terang Robert.

Sementara itu, wakil kapten SFC Asri Akbar membenarkan jika mereka telah diliburkan manajemen terhitung, Kamis (12/6). Ia pun tak mempermasalahkan jika ada latihan di bulan puasa.

“Untuk mengisi libur  ini saya tetap di Palembang. Tidak ada rencana jalan-jalan, kumpul sama anak-anak saja di rumah,” kata Asri.

” Kalau masalah latihan di bulan puasa, saya rasa tidak ada masalah ya. Sudah biasa kok, apalagi kami ini pemain profesional, jadi harus patuh dengan apa yang diputuskan manajemen,” tambah Asri.

Hal senada dilontarkan Erol Iba, menurutnya, sebagai pemain profesional, sudah sepatutnya mereka patuh terhadap aturan dari manajemen. “Tidak ada masalah kalau latihan bulan puasa, ini sudah biasa kami jalani,” kata Erol.

 

TEKS : IQBAL

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster