Inkrah, Narkoba dan Upal Dimusnakan

 38 total views,  6 views today

 

PAGARALAM – Sebagai langkah memeranggi bahaya penyalagunaan narkotika dan obat-obat berbahaya lainnya (narkoba) berikut mempersempit ruang gerak pelaku  peredaran uang palsu (upal), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti hasil Tindak Pidana Umum (Pidum). Adapun  barang bukti dimaksud berupa narkotika golongan 1 jenis Ganja kering sekitar 2 kg (lima kantung dan puluhan linting siap hisap), kristal metamfetamiina (sabu) sekitar 10 gram dan 77 lembar uang palsu  pecahan 100 ribu dengan nomor seri yang sama. Termasuk pula melakukan pemusnaan alat hisap sabu dan ganja diantaranya, bong, pipet, timbangan dan kertas papper.

Kajari Kota Pagaralam Ranu Indra SH didampingi Kasi Intel Syahril Siregar SH melalui Kasi Pidum Syahru Wira SH mengatakan, pemusnahan sejumlah barang bukti sitaan narkotika dimaksud merupakan hasil tindak pidana  24 perkara yang ditangani sejak Juni 2013 hingga April 2014.

“Ya, pemusnahan sejumlah barang bukti tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan jajarannya. Selain itu, perkara dalam kasus dimaksud telah selesai diadili berikut mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah),” katanya disela-sela pemusnahan barang bukti narkotika yang digelar di pelataran parkir Kantor Kejari Kota Pagaralam, kemarin (12/6).

Upaya pemusnahan barang bukti pidana dimaksud lanjutnya, tidak terlepas adanya dukungan pihak kejari kepada pemerintah dalam memerangi narkoba.

“Kendati demikian, dampak penyelahgunaan narkoba ini begitu merugikan siapa saja yang berani mencoba menggunakan barang haram tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, setiap barang bukti yang disita mesti dimusnahkan berikut sebagai bentuk keadilan atas perkara yang sebelumnya telah selesai diadili. Kemudian, sejumlah barang bukti narkoba yang dimusnahkan ini didapat dari sitaan sejumlah perkara yang ditangani pihak kejaksaan baik dalam bentuk sabu, ganja dan peredaran upal.

“Pastinya, upaya pemusnaan sejumlah barang bukti itu semuanya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Sementara bagi kasus yang masih dalam proses peradilan atau  masih berjalan, sejumlah barang buktinya belum kita musnakan (tunda), walaupun jarak penangkapan hingga saat ini masih dalam penanganan,” sebutnya.

Pantauan di lapangan, proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar didalam drum kosong. Melalui kesempatan itu pula dilakukan penandatangan berita acara sekaligus pemusnahan yang dilakukan langsung oleh Kapolres Pagaralam AKBP Saut P Sinaga, Kepala Rutan Cabang Pagaralam Ridha Ansari AMd IP, SH, MSi, Kepala Dinas Kesehatan Drs H Roshan YM MKes, Kepala BNN Kota Pagaralam Sudran Gaffar SSos MM dan Ketua Pengadilan Negeri Kota Pagaralam Harun Julianto SH.

 

TEKS   : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com