Bunuh Arkon, Tiga Satpam Dibekuk

 233 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

INDERALAYA  – Aksi main hakim sendiri hingga menyebabkan salah seorang yang diduga pelaku pencurian karet, Arkon (28) warga Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Muaraenim tewas berbuntut panjang. Fajar (45), Usman (41), dan Heri Susanto (36) ketiganya merupakan petugas keamanan PT Bumi Rambang Kuang (BRK), dan tinggal di bedenng milik PT BRK diamankan anggota Mapolres OI lantaran diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan tersebut, Rabu 11/6), sekitar pukul 22.00 WIB.

Selain itu, polisi juga tengah memburu enam pelaku lagi yang disinyalir ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal dari adanya laporan pihak keluarga korban serta adanya kejanggalan terhadap korban. Setelah dilakukan penyelidikan, korban ternyata dibunuh oleh pelaku. Petugas langsung melakukan perburuan terhadap sembilan pelaku pembunuhan. Setelah diburu, petugas berhasil menangkap tiga pelaku. Sedangkan pelaku lain masih buron dan saat ini masih diburu petugas Polres Ogan Ilir (OI).

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasatres AKP Suhardiman didampingi Kanit Pidum Ipda Mawan membenarkan telah mengamankan 3 dari 9 pelaku tindak penganiayaan dan pembunuhan terhadap korban Arkon. “Ketiga pelaku terancam pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Pelaku lainnya, saat ini masih dalam pengejaran,” tuturnya.

Dihadapan penyidik, pelaku Heri mengakui jika dirinya dan beberapa rekan lainnya yang terlibat pembunuhan berupaya membuat skenario jika telah terjadi penemuan mayat di area tak jauh dari lokasi PT BRK tempatnya bekerja sebagai petugas satpam. Ia mengatakan, terpaksa membunuh korban lantaran korban kepergok tengah melarikan dua jerijen berisi getah karet milik PT BRK yang dijaganya.

“Aku terpaksa melakukan itu. Karena, sudah sering kehilangan getah karet,” aku pelaku bernama Heri, Kamis (12/6) di Mapolres OI seraya mengatakan, jika dirinya pada malam itu hanya bertindak memukul korban dan mengangkat jenazah korban Arkon.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, anggota Mapolsek Muara Kuang menemukan sesosok mayat laki-laki yang diduga pelaku pencurian karet PT Bumi Rambang Kuang (BRK), Minggu (10/5) lalu.

Mayat tersebut bernama Arkon (28) warga Desa Kota Baru Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Muaraenim. Ia ditemukan di lokasi perkebunan areal PT BRK dalam kondisi badan terendam air di anak Sungai Kuang, dengan luka-luka  kepala bagian atas dengan panjng 7 cm dalam 1 luka pelipis sebelah kanan panjangnya 5 cm.

Selain itu korban juga mengalami luka memar pada mata sebelah kanan, keluar darah dari telinga sebelah kanan,kemudian mengalami luka memar pada lengan kanan ats,luka robek  lengan kiri atas,  dan luka tusuk pad dada kiri.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR   : SARONO P SASMITO

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster