Tower Telkomsel Disegel Pol PP

 1,231 total views,  2 views today

Ilustrasi Tower

Ilustrasi Tower

MUARAENIM – Diduga belum mempunyai izin, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Muaraenim, menyegel dan menghentikan pembangunan tower yang diduga milik PT Telkomsel di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muaraenim, Rabu (11/6).

Pantauan Kabar Sumatera di lokasi pembanguan tower tersebut, besi-besi untuk pembangunan tower tersebut berserakan. Terlihat juga, pondasi tower yang sudah dilakukan  pengecoran.

Namun tidak ada satu pekerja yang terlihat malah hanya ada garis police line milik Sat Pol PP Muaraenim, yang mengelilingi lokasi pembangunan tower. “Kami kurang tahu pasti, ini tower siapa. Informasinya  milik Telkomsel,” kata Khairlani, salah seorang warga setempat.

Kepala Perizinan dan Penanaman Modal (P2M) Kabupaten Muaraenim, Alfarizal melalui Kepala Bidang (Kabid) Perizinan, H Haris Munandar didampingi Kasubid Administrasi Perizinan, Aidil Fitri, yang dibincangi di ruang kerjanya mengaku, tidak tahu penyegelan pembangunan tower tersebut.

Namun kata dia, sampai saat ini P2M belum pernah mengeluarkan izin untuk pembangunan tower di Desa Muara Lawai tersebut.  Kontraktor yang membangun tower itu pun jelasnya, belum pernah mengurus perizinan.

“Jika belum memiliki izin, artinya tower itu ilegal. Jika memang pembangunannya menyalahi peraturan daerah (perda), maka Sat Pol PP lah yang bertanggungjawab dan berwenang untuk mengambil tindakan menegakkan perda,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Sat Pol PP Kabupaten Muaraenim, Riswandar yang di konfirmasi di ruang kerjanya menyebut, Sat Pol PP lah yang menyegel dan menghentikan pembangunan tower di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muaraenim tersebut.

Tindakan itu terang Riswandar, dilakukan Sat Pol PP karena diduga pembangunan tower tersebut belum mengantongi izin. “Kita akan segel, sampai mereka mengurus izinnya,” tegasnya.

Terpisah, Sub Branch Office PT Telkomsel Muaraenim, Sugiantoro mengaku sepengetahuannya, saat ini tidak ada lagi tower milik perusahaan seluler tersebut yang dibangun sendiri. Dalam pembangunan tower, anak perusahaan PT Telkom ini biasanya kata dia, menggunakan jasa pihak ketiga. Sebab ribet, dalam pengurusan izin.

“Untuk masalah teknisnya, kita tidak tahu. Sebab di Muaraenim, hanya melayani penjualan dan keluhan konsumen. Untuk masalah tekhnis seperti tower, itu wewenang Telkomsel di Lahat. Silahkan saja hubungi Telkomsel Lahat atau di Palembang,” sarannya.

SPP Wilayah Operasional Kerja (WOK) PT Telkomsel Lahat, Septiaji yang coba di konfirmasi, sampai berita ini diturunkan tidak bisa dimintai keterangan. Handphone (HP) nya yang dihubungi berulangkali, tidak diangkat.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster