Ratusan Kotak Petasan & Mercon Disita

 373 total views,  2 views today

Anggota Polres OKU saat menggelar razia petasan dan mercon di Pasar Atas dan Pasar Baru, Baturaja.

Anggota Polres OKU saat menggelar razia petasan dan mercon di Pasar Atas dan Pasar Baru, Baturaja.

BATURAJA – Kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (11/6), menggelar razia gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Pantauan Kabar Sumatera, razia ini dipimpin langsung Kepala Polres OKU, AKBP Mulyadi.

Dalam razia tersebut, personil Polres OKU yang diterjunkan menyisir sejumlah pedagang di Pasar Atas dan Pasar Baru, Baturaja. Pedagang yang menjual petasan dan mercon, langsung disita.

Kepala Polres OKU, Mulyadi didampingi Kepala Satuan (Kasat) Binmas, AKP Maman Sumantri menyebut, ada ratusan kotak petasan dan mercon yang diamankan dari pedagang di dua pasar tersebut.

Rinciannya, mercon jenis korek sebanyak 151 bungkus, petasan merk angka 5 sebanyak 27 kotak, 46 kotak petasan merk angka 3, petasan merek angka 1 sebanyak  21 kotak dan 34 bungkus petasan merk smoke serta delapan bungkus petasan merk kembar.

Lalu, 31 bungkus petasan merk karapan sapi, serta 300 butir petasan merk bintang kojak. “Seluruh barang bukti (BB) itu, kita amankan dari pedagang petasan di Pasar Atas dan Pasar Baru Baturaja,” terang Mulyadi.

Petasan dan mercon tersebut jelas Mulyadi, sengaja disita dari pedagang karena dinilai berbahaya. Selain itu, bunyi petasan dan mercon dinilai menganggu ketenangan warga saat bulan ramadhan mendatang.

“Pedagang yang menjual petasan dan mercon itu, tidak kita berikan sanksi. Mereka hanya kita tegur dan membuat surat pernyataan, agar tidak menjual petasan dan mercon kembali,” ucapnya.

Tetapi sambung Mulyadi, jika dalam razia selanjutnya pedagang yang diperingatkan dan sudah membuat surat pernyataan tersebut masih menjual barang dagangan yang sama, maka sanksi pidana akan diberikan.

“Dalam Undang-Undang (UU), sudah jelas kalau mercon dan petasan dilarang di jual belikan. Jika pedagang masih membandel, menjual barang-barang tersebut maka sanksi pidana akan kita lakukan,” tegasnya.

Mulyadi berharap, razia yang digelar tersebut bisa menyadarkan  pedagang dan masyarakat untuk tidak menjual maupun membeli petasan serta mercon. “Kita tidak ingin, kekhusyukan warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan mendatang terganggu, karena adanya bunyi petasan maupun mercon,” tukasnya.

 

TEKS              : MUSLIM

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster