PKL Dituding Penyebab Kesembrawutan

 250 total views,  2 views today

Ilustrasi Pasar Cinde | Dok KS

Ilustrasi Pasar Cinde | Dok KS

PALEMBANG – Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Apriyadi Ces Busri menuding semberawutnya pasar-pasar tradisional, oleh maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal disembarang tempat.

“Untuk menertibkan PKL, juga menjadi tugas kami. Karena itu untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung pasar. Secara rutin, kami melakukan penertiban, tetapi walaupun sudah ditertibkan mereka kembali menggelar dagangannya,” kata Apriyadi, Rabu (11/6).

Menurut Apriadi, keberadaan pelataran di pasar tradisional bukan untuk PKL menggelar lapak dagangannya. Karena hal tersebut, akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena jalan akan semakin menyempit, sekaligus bisa menimbulkan tindak kriminal. “Kalau lokasi jalan sempit, pastilah dimanfaatkan orang untuk mencopet, dan kejahatan lainnya, nah hal tersebut jangan sampai terjadi,” ujarnya.

Apriyadi menjelaskan, akibat semakin tingginya perkembangan PKL di pasar-pasar tradisional di Palembang, membuat keadaan pasar semakin semberawut. Menurutnya, PKL itu tumbuh karena ada orang yang berkeinginan mendapat rupiah yang besar, tanpa mengeluarkan modal. “PKL itu tidak ada kontribusi bagi pemkot, mereka itu hanya berjualan secara gratis, seharusnya mereka itu berjualan di dalam pasar, bukan di kaki lima,” ungkapnya.

Apriadi mencontohkan, di Pasar Cinde, seharusnya tidak ada PKL. Karena kios-kios di dalam pasar masih banyak yang kosong. Kios-kios itu seharusnya kata dia, bisa disewa. “Tetapi karena tidak mau mengeluarkan uang banyak, mereka menggelar dagangannya diluar, nah kedepan akan kami tertibkan, mengingat pasar tersebut berada di pinggir jalan protokol,” ujarnya.

Tetapi sambungnya, maraknya PKL di pasar-pasar tradisional bukan hanya terjadi di Palembang saja. Melainkan terjadi juga di seluruh wilayah Indonesia. “Jangankan di pasar, dipinggir jalan saja, sering ditemukan PKL. Karena ini sudah menjadi tradisi,” ungkapnya.

Apriadi menyebutkan, pihaknya berencana akan mencari lahan untuk PKL berdagang. Sehingga PKL tidak sembarangan lagi dalam menggelar dagangannya. “Kami masih mencari lahan yang tepat bagi PKL yang biasa mangkal di pasar-pasar. Sehingga kedepannya pasar tertib dari PKL, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster