Oknum Minta Uang Dengan Dalih Bisa Masuk CPNS, Nama Kepala BKD OI Dicatut

 284 total views,  2 views today

 

INDRALAYA  – Setelah sebelumnya terdapat penipuan dengan bermodus kupon undian, kini penipuan dengan mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ogan Ilir, Drs H.Dharjis, AL menyeruak.

Seorang oknum bernama Salim, mengaku diutus oleh Kepala BKD, meminta sejumlah uang kepada beberapa orang Tenaga Kerja Sukarela (TKS), guru untuk dalih mampu menyisipkan namanya untuk diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemkab OI.

Modusnya, oknum tersebut menghubungi tergetnya dengan nomor 081277813222. Sayangnya, saat awak media menyusuri nomor tersebut tidak diangkatnya dan langsung tidak aktif.

Informasi yang didapat, oknum bernama Salim menghubungi Kades Tanjung Atap, Sahlan Hasyim menanyakan keberadaan SD di Desa Tanjung Atap berikut TKSnya.

Selanjutnya, oknum tersebut menyuruh segera menghubungi Kepala BKD OI atas nama Darjis  dengan No.  081277813222. Untuk mengetahui kepastian tersebut, sang kades lalu menghubungi Kepala SDN 17,  untuk meneliti kebenarannya.

Kepsek SDN 17, Sarbani Usman, langsung menghubungi ke nomor yang tersebut yakni 081277813222.

”Saat dihubungi, si penelepon mengaku bernama Darjis, Kepala BKD OI. Oknum tersebut menanyakan keberadaan TKS yang ada di sekolah,” ujarnya, Rabu (11/6) kemarin.

Akhirnya, sambungnya, oknum tersebut mengatakan bahwa lima orang TKS  yang berada di SDN 17 Tanjung Batu, atas nama Hidayani, Mawarni, Kamila, Suciana dan Dewi,  pada Rabu (11/6) agar mentransfer uang sebesar Rp.9.750.000, setiap TKSnya ke rekening untuk mengurus administrasi di BKN Palembang.

“Katanya oknum bersangkutan mengaku sedang mengurus administrasi ke lima TKS tersebut, untuk itu agar ke lima TKS segera mentranfer uang tersebut,” tuturnya.

Tidak begitu lama, sambung Syarbani,   oknum tersebut menghubungi kembali dan menanyakan apakah lima TKS yang ada di sekolah bisa mentransferkan uang tersebut. “Kalau bisa, no rekening akan  dikirmnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKD OI Drs H Dharjis, AL, MM saat dihubungi terkejut karena tidak melakukan hal tersebut apalagi masalah penyisipan pengangkatan PNS.

“Istilah penyisipan itu tidak ada, juga masalah pengangkatan PNS juga bukan wewenang BKD OI,” tuturnya.

Untuk itu, dirirnya mengimbau untuk jangan mudah percaya dengan orang yang mengaku dirinya pejabat ataupun kepala BKD dengan iming-iming bisa menjadikan PNS.

“Ini ada unsur penipuan  dan kalau mengetahui oknum tersebut segera laporkan ke polisi,” pungkasnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster