Kapolda : Tidak Netral, Silahkan Keluar Dari Polri

 375 total views,  2 views today

 

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen  Saud Usman Nasution, SH MH,

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Saud Usman Nasution, SH MH,

INDRALAYA  – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Drs. Saud Usman Nasution menegaskan, seluruh jajaran yang bertugas di wilayah hukum Polda Sumsel untuk netral dan tidak terlibat politik dalam Pemilihan Presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Jika terlibat, oknum tersebut akan tindak tegas dan dipersilakan keluar dari Polri.

Hal tersebut ditegaskannya usai memberikan pengarahan kepada pejabat di lingkungan Pemkab OI, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panwaslu, tokoh masyarakat serta ribuan masyarakat yang hadir dalam acara Peringatan Bulan Bhakti Gotong-Royong, Hari Anak Nasional, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 42, Hari Lanjut Usia di Komplek Perkantoran Baru di Desa Tanjung Senai, Inderalaya, Ogan Ilir, Rabu (11/6), kemarin.

“Kita anggota Polri harus netral. Tidak boleh mendukung salah satu pasangan calon. Kalau mau mendukung, ya silakan keluar dari Polri,” tegasnya.

Sambung Kapolda, pihaknya akan memproses anggota tersebut yang terlibat dalam politik. “Kalau pejabat, akan dicopot dulu jabatannya lalu diproses,” ujarnya.

Kapolda menambahkan, kunjungan tersebut merupakan Kunjungan Kerja (Kunker), kelima dalam rangka memberikan pemahaman kesiapan Pilpres di kabupaten/kota di Sumsel.

“Kita akan melakukan evaluasi kegiatan Pileg lalu. Jika ada kelemahan akan kita perbaiki sehingga pelaksanaan Pilpres berjalan lancar. Jadwal Pilpres jangan sampai terhambat. Pasalnya tanggal 20 Oktober mendatang Presiden harus segera dilantik. Kalau tidak, siapa yang akan memimpin negara ini,” ujarnya.

Disinggung jumlah personil keamanan jelang Pilpres, Jenderal bintang dua ini menambahkan, ada sekitar 8 ribu personil yang akan diterjunkan dalam pengamanan Pilpres nanti.

“Jumlah tersebut tersebar di seluruh wilayah Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel. Selain itu ada 7 ribu pasukan cadangan yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster