Jadi Jurkam Pasangan Prabowo-Hatta, Sembilan Kepala Daerah Cuti

 38 total views,  3 views today

Pasangan Capres & Cawapres Indonesia  Prabowo - Hatta Rajasa

Pasangan Capres & Cawapres Indonesia Prabowo – Hatta Rajasa

PALEMBANG – Sembilan kepala daerah di Sumatera Selatan (Sumsel), termasuk Gubernur Sumsel, dipastikan cuti untuk menjadi juru kampanye (jurkam) bagi pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres), Prabowo-Hatta Radjasa.

Pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu, akan melakukan kampanye terbuka di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang hari ini, Kamis (12/6).  “Izin cuti gubernur dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sudah turun. Surat izinnya Nomor 273/3026/SJ, terbit 11 Juni lalu,” kata Kepala Biro (Karo) Otonomi dan Kerjasama Setda Sumsel, Yusnin ketika dihubungi, Rabu (11/6).

Selain Alex, ada juga delapan wali kota dan bupati di Sumsel yang mengajukan cuti. Kedelapan kepala daerah yang cuti untuk berkampanye bagi pasangan Prabowo-Hatta ini adalah Wali Kota Lubuklinggau Prana Sohe, Bupati OKI Iskandar, Bupati Muba Pahri Azhari.

Kemudian Bupati Banyuasin Yan Anton, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya, Bupati OKU Selatan Muhtadin Sera’i  dan Bupati Ogan Ilir (OI), Mawardi Yahya. “Delapan kepala daerah tersebut juga turut cuti, untuk mengikuti kampanye besok,” sebut Yusnin.

Banyaknya kepala daerah yang mengajukan cuti tersebut menurut Yusnin, dikarenakan kebanyakan kepala daerah tersebut sebagai ketua tim pemenangan partai pendukung salah satu pasangan capres dan cawapres.

Namun, mekanisme pengajuan cuti kepala daerah saat Pilpres ini jelasnya, berbeda dengan pengajuan cuti saat pemilihan legislatif (pileg) lalu. “Kalau pilpres ini, kita mengacu pada PP Nomor 18 tahun 2013 tentang Pengaturan Cuti Kampanye Kepala Daerah.  Dimana kepala daerah, seperti gubernur mengajukan cuti kepada presiden melalui Mendagri. Sedangkan cuti bupati dan wali kota diajukan ke Mendagri melalui Gubernur Sumsel,” bebernya seraya menjelaskan untuk cuti ini kepala daerah jelasnya, hanya diperbolehkan satu hari dalam satu minggu, kecuali hari libur tidak perlu cuti.

Sebelumnya, Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman mengatakan izin cuti kepala daerah dan wakilnya, sudah diatur mekanismenya dalam Undang-Undang (UU). Menurut Mukti, pada prinsipnya kepala daerah maupun wakilnya, bisa menjadi juru kampanye (jurkam), bagi salah satu pasangan capres-cawapres.

Namun, harus tetap mentaati aturan dan mengikuti mekanisme yang ada sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Seperti halnya pejabat yang akan ikut kampanye harus izin di luar tanggungan negara dan tak boleh menggunakan fasilitas negara.

Dalam UU Pilpres No 42 Tahun 2008, pada pasal 42 telah diatur soal mekanisme cuti tersebut. Disebutkan, kampanye yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil walikota, harus memenuhi ketentuan tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- undangan, dan menjalani cuti Kampanye.

UU juga sudah menegaskan, tak sembarangan para pejabat tersebut mengajukan cuti. Cuti yang dimaksud dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan negara dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com