Pertanian, Solusi Mengurangi Penganguran

 220 total views,  2 views today

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

EMPAT LAWANG – Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Empat Lawang menjadi perhatian semua pihak. Apalagi angka pengangguran didominasi oleh pemuda, baik itu yang baru menamatkan sekolah ataupun kuliah.

Untuk mengurangi angka pengangguran ini menurut Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang, H Susyanto Tunut, bisa dilakukan dengan mengembangkan sektor pertanian.

“Kabupaten Empat Lawang, memiliki lahan yang cukup luas dan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pertanian,” kata Susyanto yang dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (10/6).

Menurut Susyanto, semestinya para pemuda harus memiliki inisiatif sendiri dan harus memiliki kemauan untuk maju. Sektor pertanian sebutnya, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi pemuda di Empat Lawang, untuk bisa maju.

Sayangnya terang Susyanto, sekarang para pemuda di Empat Lawang, kerap malu untuk menjadi seorang petani. Padahal menjadi petani menurutnya, juga bisa memberikan penghasilan yang besar.

“Pertanian jika dikelola dengan baik dan dijiwai, maka akan memberikan penghasilan yang besar. Apalagi jika dikelola dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh. Harusnya bangga menjadi petani, tetapi harus petani modern,” ucapnya.

Dijelaskannya, keengganan pemuda saat ini menjadi petani bisa dipahami, apalagi kemajuan zaman terus berkembang. “Dapat dipahami kenapa pemuda enggan bertani, tetapi pemuda perlu sadar bahwa bertani tidak lagi menjadi profesi  terbelakang,” ujarnya.

Mengenai lahan?, menurut Susyanto hal itu bukan sebagai alasan. Karena semua permasalahan, tentu ada solusinya. “Kalau tidak punya lahan, ya cari pertanian tidak memerlukan lahan luas, contohnya budidaya Jamur Tiram atau lainnya,” urainya.

Kalau pun kesulitan permodalan, tentu menurut Susyanto, pemerintah akan memperhatikan. Namun pemuda harus memulai. “Ajukan proposal, cari ide kreatif dan sampaikan ke pemerintah. Tentu akan dibantu,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster