Penjualan Mobil Mazda Menurun

 303 total views,  2 views today

mazda

mazda

PALEMBANG – Selama kuartal pertama penjualan mobil di area Mazda main daeler Palembang  yang berlokasi di Jalan Tanjung Api-api Palembang mengalami penurunan hingga 30 persen, penurunan tersebut dikarenakan bertepatan dengan tahunya politik.

Menurut Branch Manager Mazda Palembang, Vicky Sadli mengatakan penyebab turunnya penjualan Mobil ini dikarenakan bertepatan dengan tahun politik yakni pileg dan pilpres. Tak hanya pileg dan pilpres , penjualana menurun juga disebabkan harga karet dan sawit yang tembus di Rp 4000.

“Kita akui pada kuartal keempat ini penjualan mobil turun hingga 30 persen, hal ini sangat berbeda dengan quartal satu yang naik hingga 20-30 persen,” kata Vicky saat diwawancarai Kabar Sumatera, Selasa (10/6).

Untuk jenis mobil mazda yang mengalami penurunan pada penjualan ada di tive hestek, namun untuk mobil jenis pik up masih tetap stabil. Penurunan ini disebabkan di tahun 2014-2015 ini adalah tahun peremajaan.

“Namun pada Tahun 2014 ini, perusahaan menargetkan penjualan sebesar 1000 unit. Untuk capai target itu, pihaknya akan memperkuat kampanye dan iklan, guna tingkatkan awareness dan emosi konsumen saat mengendarai Mazda,” katanya.

Disingung dengan kebijakan pemerintah soal insentif mobil murah dan ramah lingkungan atau “low cost and green car” (LCGC) bukan ancaman serius bagi produsen otomotif Mazda.

“Kami punya pasar tersendiri, oleh sebab itu mazda 99 persen tidak mengorbitkan mobil LCGC yang dicanagkan oleh pemerintah Indonesia,” katanya.

Mazda, katanya, mengutamakan untuk meningkatkan citra merek dan kepercayaan konsumen di Indonesia, termasuk dengan memperbanyak diler dan memperbaiki purnajual Mazda di Indonesia.

“Kami bukan mementingkan volume tapi citra merek. Citra purna jual Mazda masa lalu sempat dinilai kurang baik, sehingga penting bagi kami untuk meningkatkan citra Mazda,” kata Vicky.

Lanjut Vicky, semua produsen mobil di Indonesia memiliki strategi dan kebijakan masing-masing. Untuk Mazda saat ini belum melihat program LCGC sebagai suatu strategi yang jitu dalam memasarkan mobil di pasar otomotif nasional.

“Untuk posisi ramah lingkungan, kita punya teknologi SKYACTIV. Sudah banyak produk Mazda yang sudah menggunakan teknologi SKYACTIV,” pungkasnya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster