Pemkot Serahkan Aset ke PD Pasar

 574 total views,  2 views today

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, akan menyerahkan seluruh aset pasar yang selama ini dikelolah oleh pemkot kepada  Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya. Jumlah aset yang diserahkan tersebut berdasarkan hasil audit oleh konsultan, nilainya mencapai Rp 136 Miliar.

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Apriadi Ces Busri menyebut, langkah yang diambil pemkot tersebut adalah langkah yang positif, untuk kemajuan pasar kedepan. Pasalnya selama ini PD Pasar, dalam mengembangkan pasar-pasar di Palembang harus melakukan koordinasi dahulu sebelum melakukan sebuah pekerjaan.

“Dengan diserahkannya aset tersebut oleh pemkot ke kita, maka maka 100 persen pengelolaan pasar akan dilakukan PD Pasar Palembang Jaya,” kata Apriadi ketika dibincangi, Selasa (10/6).

Apriadi menjelaskan, selama ini sarana dan prasarana gedung-gedung di pasar dan investasi lainnya milik pemkot belum dilakukan inventarisasi, berapa besar jumlahnya. “Setelah dilakukan audit oleh konsultan, ternyata aset pasar yang berdiri di Palembang cukup besar,” ujarnya.

Hasil audit di 35 pasar tradisional di Palembang, total aset milik pemkot berjumlah Rp 136 miliar. Aset itu, selama ini dikelola oleh pemkot sendiri. Sementara ketika ada permasalahan-permasalahan pasar, PD Pasar harus melakukan koordinasi dahulu. Inilah menurutnya, membuat pengembangan pasar tradisional menjadi terhambat.

Apriadi menyebutkan, setelah Peraturan Daerah (Perda) Penyertaan Modal disahkan, Senin (9/6) lalu, kemudian akan dibuat lagi Peraturan Wali Kota (Perwali). “Sehingga semua pengerjaan ataupun kegiatan pasar, menjadi wewenang penuh PD Pasar Palembang Jaya,” tegasnya.

Apriadi memastikan, aset PD Pasar Palembang Jaya akan meningkat terus setiap tahunnya, karena sebutnya, harga tanah setiap tahun terus meningkat. Secara otomatis aset akan meningkat.  “Yah kita akan lakukan audit lagi di Tahun 2015 mendatang setelah dilakukan audit di Tahun 2013 aset pasar Rp 136 miliar,” ujarnya.

Ditanya langkah apa yang akan diambil, setelah pengelolaan pasar diserahkan pada PD Pasar, Apriadi menjawab, sebenarnya sudah sejak lama pihaknya melakukan langkah positif pengembangan pasar, seperti membuat taman di pasar, di percantik dan lain sebagainya.

“Sistem kerja kita sebenarnya sudah baik, karena kalau pasar buruk, Palembang tidak akan meraih Adipura Kencana. Hanya saja, dengan penyertaan modal ini berkaitan administrasi saja,” urainya.

“Jadi, langkah apapun di ambil pasar dalam melakukan pengembangan, itu sepenuhnya ada di PD Pasar, karena pasar tradisional merupakan tempat beraktivitasnya usaha rakyat, sehingga pertumbuhan usaha kecil dan menengah dapat menggeliat,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster