Hotel Emilia Dituding tak Miliki Izin, DPRD Rekomendasikan Ditutup

 327 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang rekomendasikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, untuk menutup sementara Hotel Emilia, yang berada di kawasan Palembang Indah Mall (PIM).

Ketua Komisi II DPRD Palembang, Aidil Adhari mengatakan, dewan sudah melakukan pengecekan ke dinas terkait dan meninjau langsung ke Hotel Emilia. Hasilnya, survey ternyata persyaratan administrasi hotel tersebut belum lengkap. Anehnya, hotel tersebut sudah beroperasi secara komersial.

“Kami sudah meninjau bersama dinas terkait, seperti Dishub. Ternyata hotel itu belum melengkapi izin analisa lalu lintas, yang seharusnya dikeluarkan oleh Dishub,” kata Aidil, belum lama ini.

Menurut Aidil, dengan permasalahan tersebut maka Komisi II merekomendasi agar Hotel Emilia ditutup sementara, sampai mereka melengkapi perizinan yang diminta. “Sudah kami serahkan surat rekomendasi ke Pemkot Palembang untuk dieksekusi,” terangnya.

Aidil mengaku, dewan merasa heran, karena begitu beraninya pengelola hotel membuka operasional hotel padahal perizinannya masih bermasalah. Bahkan sebutnya, hotel tersebut bukan hanya melakukan kesalahan analisis dampak lalu lintas saja.

Namun Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang baru diurus juga menyalahi prosedur karena perizinan bukan untuk hotel namun rumah toko (ruko).  “Sampai saat ini, baru Hotel Emilia yang kita rekomendasikan untuk ditutup. Tidak menutup mungkin, ada hotel lain yang tidak ada izin akan kita rekomendasikan untuk ditutup,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Palembang, Fathurachman mengatakan, Hotel Emilia sudah operasional sejak 2013 lalu. Padahal itu melanggar aturan, yang semestinya hanya dibangun ruko, namun malah dibangun hotel.

Dewan terangnya, menyayangkan manajemen hotel menganggap enteng perizinan yang seharusnya dikeluarkan Pemkot Palembang. “Selain itu, hotel itu belum ada Analisa Dampak Lingkungan (amdal), Izin Penggunaan Bangunan (IPB) dan lainnya. Jadi ada empat izin yang belum dimiliki hotel tersebut,” bebernya.

Fathurachman menegaskan, Pemkot Palembang segera mengambil langkah kongkrit terkait masalah tersebut. “Kami meminta agar pemkot dapat melakukan langkah kongkrit terkait operasional hotel emilia tersebut, jangan sampai berlarut-larut,”imbuhnya.

Sementara itu, Legal Holding Hotel Emilia, Rudi, membantah jika Hotel Emilia tidak memiliki perizinan. Namun perizinannya masih dalam proses. Menurutnya lokasi parkir untuk Hotel emilia sendiri, masih cukup karena satu kawasan dengan PIM. “Untuk izin parkirnya sudah kami urus. Sekarang dalam proses,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster