Tim Kemenkes Pantau RSUD Tebing Tinggi

 299 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

EMPAT LAWANG – Tim dari Dirjen Bina Upaya Kesehatan (BUK), Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (9/6), memantau sejumlah fasilitas yang dimiliki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Tim yang diketuai drg Novrinaldy tersebut, memantau sejumlah fasilitas di RSUD Tebing Tinggi, sebagai bahan penilaian untuk penetapan kelas di rumah sakit (RS) tersebut. “Ada sejumlah poin yang penilaian kami, diantaranya fasilitas yang dimiliki RS ini,” terang Novrinaldy, kemarin.

Fasilitas yang mendapatkan penilaian tersebut meliputi pelayanan dasar yang diberikan, misalnya pelayanan rawat jalan, pelayanan dasar gigi dan mulut, pelayanan KIA/KB, pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan spesialis dasar berupa pelayanan penyakit dalam, penyakit anak, bedah dan Obgyn serta pelayanan spesialis penunjang.

Selain itu sambung Novrinaldy, ketersediaan sarana dan prasarana berupa gedung, ruang-ruang pelayanan dan juga alat-alat kesehatan serta penunjangnya. Kemudian ketersediaan tenaga dokter spesialis, dokter umum/gigi, perawat, bidan serta tenaga paramedis lainnya juga penting.

“Administrasi kegiatan termasuk di dalamnya status kepemilikan rumah sakit (RS), Standar Operasional Prosedur (SOP), Surat Izin Operasional Rumah Sakit, Registrasi RS, status kepegawaian juga jumlah kunjungan pasien baik rawat jalan dan rawat inap, juga menjadi penilaian,” paparnya.

Lebih jauh Novriandly menyampaikan, pada prinsipnya Kemenkes mendukung berdirinya RSUD Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Karena dengan beroperasionalnya RS tersebut, tentunya masyarakat akan lebih mudah mendapat pelayanan kesehatan rujukan di kabupaten yang masih tergolong muda ini.

“Saya berharap hal-hal yang menjadi catatan dalam visitasi ini dapat menjadi bahan-bahan untuk perbaikan secepatnya, karena kalau mau menunggu selesainya relokasi RSUD di jalan poros kita masih perlu waktu 2 tahun lagi,” jelasnya seraya menambahkan, RSUD Tebing Tinggi, harus bisa mencari solusi secepatnya untuk mendapatkan tenaga dokter anestesi, penata anestesi, dokter patologi klinik, dokter spesialis laboratorium dan dokter spesialis radiologi.

Sementara itu Plt Direktur RSUD Tebing Tinggi, dr Dessi Yusmianti melalui Kabid Rekam Medik dan Perencanaan, Joko Prayitno mengaku legah setelah adanya kunjungan atau visitasi dari Kemenkes tersebut.

“Kami menunggu sudah dari pukul 08.00 WIB, tim penilai baru sampai ke Tebing Tinggi pukul 14.00 WIB. Kami akan segera melakukan koordinasi, baik secara internal maupun vertikal serta segera menyusul ke Kemenkes di Jakarta dalam waktu dekat ini. Insya Allah sebelum Desember 2014, kita sudah mendapat penetapan kelas sesuai dengan rencana kita, ” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster