Program Santunan Kematian Raih Penghargaan

 244 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Sebagai pelopor dalam memberikan santuan kematian di wilayah Sumatera yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP, Kabupaten Empat Lawang bakal meraih penghargaan dari pemerintah pusat.

Sebab, baru Kabupaten Empat Lawang lah yang resmi memberikan asuransi kematian dengan sistem tersebut. Selain itu, program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, dianggap telah melaksanakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2013 tentang  perubahan UU Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Dimana dalam UU tersebut, setiap peristiwa kematian dan wajib dilaporkan kepada instansi kependudukan dan catatan sipil, 30 hari setelah kematian. “Dari sinilah perluanya asuransi tadi, sehingga membuat masyarakat bisa bersemangat untuk melaporkan kematian keluarganya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapi) Empat Lawang, H Choiri Badri, Selasa (9/6).

Kata Choiri, untuk tingkat Sumsel sendiri sudah ada yang menerapkan asuransi kematian, namun tanpa menggunakan e-KTP. Baru Empat Lawang lah sebutnya, satu-satunya daerah di Sumsel bahkan di Sumatera yang menerapkan asuransi kematian dengan sistem e-KTP.

Sementara untuk di Pulau Jawa dan Kalimantan jelas Choiri, sudah ada beberapa daerah memberlakukan program tersebut. “Empat Lawang jadi pelopor di Pulau Sumatera,” jelas Choiri.

Masih menurut Choiri, adanya asuransi kematian ini, merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Empat Lawang kepada masyarakatnya. Sebab, tak jarang masyarakat yang membutuhkan dana, untuk pembiayaan takziyah salah satu keluarganya. “Insya Allah bisa membantu ahli warisnya, meskipun jumlah tidak terlalu besar,” imbuhnya.

Klaim asuransi melalui e-KTP ini, dapat dilakukan bagi masyarakat yang sudah berusia 17 hingga 70 tahun. Dengan usia dibawa 17 tahun, masih tetap diberikan tali asih, jika persyaratannya lengkap.

“Untuk pencairan asuransi ini, harus melengkapi berbagai syarat misalnya ada ahli waris, memiliki e-KTP, akta kelahiran dan surat keterangan dari kepala desa. Jika semuanya lengkap, asuransi tersebut bisa dicairkan,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster