Kantor Wajib Sediakan Ruangan Menyusui

 733 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Setelah disetujuinya Peraturan Daerah (Perda) tentang Air Susu Ibu (ASI), perusahaan yang berdiri di Palembang di wajibkan menyediakan ruang laktasi untuk karyawati yang akan menyusui bayinya. Apabila melanggar, maka akan ada sanksi tegas.

“Dalam upaya melindungi ibu dan anak, seluruh perusahaan wajib menyediakan ruangan tempat menyusui,” kata anggota Pansus II DPRD Kota Palembang, Siti Suhaefa yang dibincangi usai rapat paripurna DPRD Palembang, Senin (9/6).

Siti mengatakan, peraturan tersebut dibuat bertujuan agar partisipasi ASI eksklusif meningkat. Sebutnya, laktasi merupakan proses produksi air susu ibu (ASI). Berdasarkan kesepakatan bersama, tenaga kerja perempuan wajib diberikan ruang menyusui.

“Apabila perusahaan yang tidak menyediakan ruang laktasi atau mempersulit karyawati memberikan ASI ekslusif kepada anak, maka dapat di sanksi secara perdata mulai dari teguran hingga sanksi administratif,” bebernya.

Siti berharap, dengan adanya peraturan bersama tentang ASI tersebut, sanksi lebih jelas dan tegas diberikan kepada perusahaan yang melanggar.  “Peraturan yang lebih tegas, telah ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam UU itu, dijelaskan  bahwa pihak yang dengan sengaja menghalang-halangi upaya seorang ibu untuk memberi ASI ekslusif bagi anaknya, bisa dikenakan hukuman maksimal tiga tahun penjara atau denda Rp 300 juta,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pemkot akan mengawal adanya Perda ASI tersebut sehingga berjalannya sesuai dengan aturan.  “Saat ini masih banyak perusahaan yang belum menyediakan ruang ASI, namun kami yakin perusahaan akan segera membuat ruangan tempat ibu menyusui tersebut,” ujarnya.

Harojoyo menambahkan, ASI sangat penting untuk pertumbuhan bayi sekaligus merupakan hak dasar bagi bayi, untuk tumbuh sehat, cerdas dan menambah kekebalan terhadap berbagai penyakit.

“ASI ini merupakan hak dasar bayi, oleh sebab itu, perusahaan harus memberikan peluang sebesar-besarkan kepada pegawai perempuan untuk memberikan ASI kepada bayinya,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster