SFC Taklukkan Persija 3-1

 161 total views,  2 views today

Gelandang muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman mencoba melewati jegalan dua pemain Persija dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) Wilayah Barat di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (8/6). Dua gol yang dilesakkan Lancine Kone dan satu gol dari Anis Nabar sudah cukup bagi Laskar Wong kito untuk menjinakan tim Macan Kemayoran dengan skor akhir 3-1. Foto : Bagus Kurniawan/KS

Gelandang muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman mencoba melewati jegalan dua pemain Persija dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) Wilayah Barat di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (8/6). Dua gol yang dilesakkan Lancine Kone dan satu gol dari Anis Nabar sudah cukup bagi Laskar Wong kito untuk menjinakan tim Macan Kemayoran dengan skor akhir 3-1. | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Sriwijaya FC berhasil naik ke posisi lima klasmen sementara Indonesia Super League (ISL) wilayah barat menggusur Pelita Bandung Raya, dengan poin 22 dari 20 kali bermain, 6 kali menang, empat kali seri dan empat kali kalah.

Hasil itu didapatkan, setelah Laskar Wong Kito sukses mempermalukan tamunya Persija Jakarta dengan skor 3-1 dalam laga lanjutan ISL, Minggu (8/6) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang.

Dalam pertandingan tersebut, Lancine Kone bermain cemerlang dengan mencetak dua gol masing-masing di menit ke-19 dan 22. Satu gol lainnya Anis Nabar di menit ke-65, sementara gol hiburan Persija Jakarta dibuat mantan pemain Sriwijaya FC musim lalu, Ramdhani Lestaluhu di menit ke-57.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan kemarin, Sriwijaya FC harus kehilangan jenderal lapangan tengahnya, Oliver Ongfiang yang harus menjalani hukuman kartu merah. Kehilangan pemain asal Kamerun tersebut, membuat anak asuh Subangkit ini lebih berhati-hati saat memulai pertandingan.

Sementara Persija, yang diperkuat pemain barunya Ponaryo Astaman, juga tidak mau bermain terbuka. Kedua tim dibabak pertama, cenderung bermain menoton dengan memperagakan umpan-umpan panjang, langsung ke jantung pertahanan lawan. Sehingga tidak ada peluang yang membahayakan tercipta.

Namun pertandingan berjalan 10 menit, Asri Akbar, dkk mulai menguasai permainan. Berbagai tusukan ke areal pertahanan Macan Kemayoran, memaksa pemain Persija sedikit bertahan.

Di menit ke-19, Lancine Kone membuat penontot di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, bergemuruh. Pemain asal Pantai Gading itu, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Gol Kone ini, lahir dari umpan Anias Nabar. Kone yang berdiri tak jauh dari luar kotak pinalti, langsung menyambut umpan tersebut dengan tendangan keras. Bola hasil tendangannya, meluncur deras ke gawang Persija, tanpa bisa dibendung oleh Anditany Adhiyaksa.

Gol tersebut semakin melecut semangat anak-anak Palembang, serangan demi serangan pun semakin digencarkan. Lini pertahanan anak asuhan Benny Dollo pun, dibuat kerja keras untuk mematahkan serangan demi serangan pemain Sriwijaya FC.

Anditany pun harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya, agar tidak kebobolan untuk kedua kalinya. Misalnya dengan menahan tendangan Anis Nabar dari luar kotak pinalti di menit ke-22 atau tendangan keras Asri Akbar di menit ke-26.

Namun serangan Sriwijaya FC, tak bisa lagi dibendung oleh pemain-pemain Persija di menit ke-31. Lagi-lagi Lancine Kone menjadi momok bagi pertahanan Persija. Ia sukses menambah perbendaharaan golnya.

Gol Kone ini lahir dari kesalahan Anditany. Ia tidak mampu menahan tendangan keras yang dilepaskan Kone dari jarak sekitar 25 meter, sehingga papan skor kembali berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Unggul dua gol, belum membuat puas Syakir Sulaiman, dkk. Gempuran demi gempuran terus dilakukan, namun bisa dipatahkan barisan pertahanan Persija. Hingga babak turun minum, kedudukan 2-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Persija Jakarta bermain lebih baik. Eddie Foday Boakay, dkk mulai berani bermain terbuka untuk mengejar defisit dua gol. Sementara Sriwijaya FC, juga tidak mengendurkan serangan mereka, tetapi bisa dipatahkan pemain lawan.

Di menit 57, Persija berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui kaki Ramdhani Lestahulu. Gol ini berawal dari aksi  Ivan Bosnjak yang melakukan dribbling hingga ke areal permainan Sriwijaya FC.

Striker berpaspor Kroasia itu, kemudia melepaskan umpang matang ke Ramdhani. Pemain mungil tersebut dengan mudah menaklukkan Fauzi Toldo, yang mengawal gawang Sriwijaya FC.

Gol balasan Persija ini, tidak membuat pemain-pemain Sriwijaya FC patah semangat. Justru gol itu membuat anak-anak Palembang ini kian beringas menekan pertahanan lawannya. Menit ke-64, Lancine Kone melepaskan tendangan keras yang berhasil diblok Andritany.

Namun serangan tidak berhenti sampai disitu. Menit ke-65, Anis Nabar sukses memperdaya kiper Persija itu. Pemain asal Papua ini, berhasil merengsek ke mengelabuhi dua pemain bertahan Persija, kemudian menceploskan bola ke gawang Persija tanpa bisa dibendung Andritany, sehingga papan skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Setelah itu, jual beli serangan terjadi. Menit ke-68,  M Hamzah nyaris menambah keunggulan andai tendangannya tidak bisa diblok Andritany. Persija langsung meresponya di menit 76, Defri Riski melepaskan tendangan keras namun bisa ditepis Fauzi Toldo.

Ramdhani juga nyaris menambah golnya, andai tendangannya tidak melenceng diatas gawang Sriwijaya FC, padahal saat itu Ramdhani sudah lepas dari kawalan Asri Akbar. Jual beli serangan ini terus berlangsung sampai wasit meniupkan peluit panjang, namun tidak ada lagi gol tercipta sehingga kedudukan tetap 3-1 untuk Sriwijaya FC.

 

TEKS              : IQBAL (MG)

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster