Sampah di Pasar Pedamaran tak Terbendung

 1,143 total views,  2 views today

Nampak kesemrawutan di Pasar pagi Pedamaran setiap harinya.

Nampak kesemrawutan di Pasar pagi Pedamaran setiap harinya.

KAYUAGUNG – Tidak adanya tempat pembuangan akhir (TPA) di wilayah Kecamatan Pedamaran, OKI membuat volume sampah setiap harinya menumpuk dan tak terbendung, teruma sampah berasal dari pasar pagi di kecamatan setempat, sementara tidak tidak ada petugas kebersihan yang dikerahkan di kawasan itu setiap harinya.

Kepala Badan Pengelolaan Pasar dan Kebersihan (BPPK) OKI, Tohir Yanto, tak menapik kondisi sampah di pasar wilayah yang terkenal dengan sebutan kota Tikar itu, menurut dia, akibat tidak adanya tempat pembuangan sampah, dan armada pengangkut membuat sampah-sampah dibuang sembarangan di pinggir jalan.

“Ya kita juga sudah tahu, sampah menumpuk dibuang dipinggir jalan,” kata Tohir.

Dikatakan mantan sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Kebersihan ini, untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya akan mengupayahkan setiap seminggu sekali sampah-sampah itu diangkut oleh petugas kebersihan yang dikirim dari instansinya.

“Dengan kondisi itu rencananya akan kita angkut sampah itu dengan mobil damptruk seminggu sekali, sehingga volumenya tidak menumpuk” ujarnya.

Lanjut Tohir, sementara mengenai kesemrawutan kondisi pasar pagi di wilayah Kecamatan Pedamaran yang selama ini digelar di pinggir jalan, Tohir juga berjanji akan menertibkannya dengan cara dipindahkan ke lokasi pasar kalangan yang selama ini tidak difungsikan.

“Kita masih koordinasi dulu, bagaimana jalan keluarnya, memang bagusnya pasar itu di pindahkan sehingga aktivitas lalulintas tidak terganggu karena selama ini, pasar pagi di gelar di pinggir jalan,” katanya.

Sebelumnya tokoh masyarakat setempat, Rusman Enan, sudah punya rencana tersebut, guna menertibkan pasar pagi yang selama ini semrawut. Namun permasalahannya sampai saat ini rencana tersebut belum juga terwujud lantaran para pedagang enggan pindah ke tempat baru dengan berbagai alasan.

“Kalau pasar ini pindah ke lokasi pasar kalangan yang memang sudah disediakan pastinya pasar akan terlihat lebih tertib dari kondisi sekarang, namun sepertinya tidak bisa hal itu terjadi kalau tidak ada campur tangan pemerintah,” tandasnya.

 

TEKS:DONI AFRIANSYAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster