Gaji PNS Naik 6 Persen, Akan Dibayar Rapel di Agustus

 241 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi PNS | Ist

PALEMBANG – Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 tahun 2014 tentang perubahan atas PP Nomor 7 tahun 1977 tentang Gaji PNS, sejak Januari lalu, gaji para abdi negara ini naik sebesar 6 persen.

Namun PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, masih harus menahan dulu senyum mereka. Pasalnya, kenaikan gaji itu belum bisa dipastikan kapan dibayarkan. “Yah, benar gaji PNS naik 6 persen. Tetapi belum bisa dicairkan. Karena, dana tersebut berasal dari APBN atau dana alokasi khusus (DAU), jadi nunggu itu dulu, baru bisa keluar gajinya,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Palembang, Zulfan AK, Jumat (6/6).

Zulfan mengatakan, kenaikan gaji PNS sebsar 6 persen tersebut, akan dibayarkan secara rapel. Sehingga cairnya secara bersamaan. Kemungkinan akan dicairkan, pada Agustus mendatang. “Gaji mereka akan dirapel, terhitung mulai Januari-Agustus. Pencairan kenaikan gaji tersebut direncanakan berdekatan dengan pembayaran gaji ke-13,” terangnya.

Zulfan berharap, dengan kenaikan gaji tersebut bisa membantu dalam ekonomi keluarga PNS. Namun, pihaknya mengkhawatirkan kenaikan gaji PNS itu, diikuti juga kenaikan harga sembako.  “Ini sebagai bentuk peduli negara, dan memang kesejahteraan PNS harus ditingkatkan guna menghindari terjadinya korupsi, dan meniningkat kinerja pegawai,” jelasnya.

Zulfan menyebutkan, untuk membayar gaji PNS di lingkungan Pemkot Palembang, setiap tahunnya membutuhkan dana sebesar Rp 850 miliar, yang berasal dari APBN. “Kalau gaji naik 6 persen, artinya untuk membayar gaji tersebut anggarannya mencapai Rp 900 miliar setiap bulannya. Sebab rata-rata gaji PNS tersebut, naiknya sekitar Rp 200 ribu,” ujarnya.

Lebih jauh Zulfan menjelaskan, untuk besaran kenaikkan gaji PNS tersebut bervariasi, tergantung golongan dan masa kerja. Seperti untuk PNS golongan II, gajinya berkisar Rp 1,8-Rp 3,1 juta, golongan III dari Rp 2,3-Rp4,3 juta. Sementara golongan IV, gajinya berkisar Rp 4,3-5,3 juta.

“Kenaikan gaji mereka rata-rata Rp 200 ribu, tidak terlalu besar tidak juga terlalu rendah. Sedang-sedang saja. Itulah kenaikan gaji PNS setiap tahunnya, ditambah Tunjangan Pokok Pegawai TPP, yang dibayar menggunakan APBD,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster