Finishing Touch Masih Bermasalah , SFC Waspadai Ramdhani & Boakay

 208 total views,  2 views today

Pelatih SFC, Subangkit memimpin langsung saat sesi latihan rutin di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian KS

Pelatih SFC, Subangkit memimpin langsung saat sesi latihan rutin di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian KS

PALEMBANG – Sriwijaya FC, masih tertatih-tatih di papan tengah klasmen sementara Indonesia Super League (ISL) wilayah barat. Saat ini Laskar Wong Kito, berada diposisi tujuh dengan koleksi 29 poin dari hasil 13 kali bermain dengan lima kemenangan, empat seri dan empat kekalahan.

Target untuk menembus babak delapan besar, dengan syarat duduk diposisi empat besar klasmen wilayah barat masih terbuka. Syaratnya, laga kandang harus disapu bersih. Karenanya kemenangan menjadi harga mati bagi anak asuh Subangkit ini, saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (8/6) mendatang.

Namun finishing touch masih menjadi masalah. Anak-anak Palembang ini, baru memasukkan 14 gol ke gawang lawang dan kemasukan 15 gol. Diputaran kedua ISL, Sriwijaya FC, baru Pelatih kepala Sriwijaya FC, Subangkit pun mengakui itu.

Finishing touch kita masih bermasalah, ini yang menjadi fokus pembenahan kita. Kita sudah memperbanyak latihan finishing dan crossing, karena ini yang selalu menjadi catatan saya dalam setiap pertandingan,” kata Subangkit, Jumat (6/6).

Menghadapi Persija Jakarta, Subangkit mengaku berusaha memperbaiki permainan anak asuhnya, mulai dari dari transisi permainan, fisik, taktik serta crossing dan finishing, sehingga bisa mencapai top performa.

Namun Subangkit masih dipusingkan dengan tidak bisa bermainnya Frank Ongfiang, yang harus menjalani hukuman kartu merah. Ia belum menemukan playmaker untuk menggantikan Ongfiang. Namun, mantan pelatih Timnas U-20 itu mengaku, telah memiliki gambaran siapa yang kira-kira pas untuk mengisi lobang yang ditinggalkan ekspatriat asal Kamerun itu.

“Kita banyak pilihan pemain, ada Syakir, Siswanto,  Mofu atau Kone sendiri. Mungkin saja kita tetap bermain tanpa striker utama. Kita bisa  memaksimalkan serangan dari lini kedua seperti pertandingan yang sudah-sudah. Tapi kita lihat saja nanti di lapangan,” ujarnya.

Waspadai Duo Eks SFC

Subangkit juga mengaku saat menghadapi Persija, anak asuhnya diminta untuk mewaspadai pergerakan dua pemain eks Sriwijaya FC yakni Ramdani Lestaluhu dan Eddie Foday Boakay. Kedua pemain ini menurutnya, akan menjadi andalan Macan Kemayoran saat menghadapi Sriwijaya FC. “Kedua pemain ini, punya kecepatan dan pandai mencari ruang sehingga patut diwaspadai,” kata Subangkit.

Pernyataan yang sama disampaikan pemain Sriwijaya FC, Asri Akbar. Menurutnya, selain keduanya punya kecepatan dan naluri gol cukup baik, tentunya laga ini akan menjadi partai emosional kedua pemain tersebut, sehingga akan menimbulkan semangat yang berlipat ganda kala melawan mantan klub yang pernah dibelanya. “Semangat Ramdani dan Boakay pastinya harus kita waspadai. Mereka ini pernah di SFC, pasti mereka ingin menunjukkan kemampuan  terbaik terhadap mantan klubnya,” ucap Asri.

Ramdani sendiri di putaran kedua ini telah menyarangkan satu gol saat Persija, saat mengalahkan Persik Kediri. Sementara Boakay yang baru saja hengkang dari Persipura dipertengahan musim, telah melesakkan satu gol saat melawan Persijap Jepara walau melalui titik putih penalti.

 

TEKS              : IQBAL (MG)

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster