Bantuan Kendaraan Operasional untuk Sekdes

 267 total views,  2 views today

hadiah door prize utama Sepeda Motor Honda Revo FI

Ilustrasi

MUARAENIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim memberikan bantuan kendaraan operasional berupa sepeda motor, kepada semua sekretaris desa (sekdes) yang ada di 22 kecamatan di Kabupaten Muaraenim.

Kendaraan tersebut menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Muaraenim melalui Kabid Administrasi dan Pemerintahan Desa, Mei Fajarharyadi, sifatnya adalah pinjaman untuk menunjang kegiatan operasional sekdes.

“Karena sifatnya pinjaman, maka tanggungjawab sepeda motor itu ada di sekdes sepenuhnya. Artinya, jika sepeda motor itu hilang baik olehnya sendiri maupun saat dipinjamkan maka sepeda motor itu harus diganti dengan harga saat diberikan,” kata Fajarharyadi yang dibincangi usai penyerahan bantuan sepeda motor tahan dua kepada 50 sekdes, Jumat (6/6), di halaman kantor BPMD Muaraenim.

Sekdes yang mendapatkan bantuan operasional kendaraan tersebut terang Fajarharyadi, juga dibebankan untuk pemeliharaan. Karenanya mereka wajib melakukan service rutin, ganti oli serta mengisi bahan bakar sendiri.

“Di desa kan terdapat dana desa, seumpama bisa masuk dalam dana desa silakan atur sendiri oleh aparatur pemerintahan desa untuk menanggulangi kebutuhan tersebut,” katanya menyarankan.

Pria berkacamata ini menuturkan, program bantuan sepeda motor kepada sekdes tersebut, sudah dilakukan sejak 2013 lalu. Tahun lalu, ada 50 unit sepeda motor yang dibantukan untuk kendaraan operasional sekdes. Begitu juga dengan tahun ini.

“Totalnya ada 161 unit sepeda motor, yang kita bantukan ke sekdes untuk kendaraan operasional. Yang sudah kita berikan baru 100 unit, tinggal 61 unit lagi yang belum kita berikan,” bebernya.

“Untuk pengadaan kendaraan operasional tersebut, semuanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muaraenim dengan total anggaran Rp 750 juta. Sepeda motor yang kita berikan tersebut adalah Yamaha  Jupiter ZL,” bebernya seraya menambahkan, bantuan sepeda motor ini hanya diberikan kepada sekdes yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bagaimana dengan kendaraan operasional untuk kepala desa (kades) ? ia menyebut, bantuan kendaraan operasional kades sudah diberikan pada tahun 2005-2006 yang lalu. Saat itu, ada 245 sepeda motor untuk kendaraan operasional kades yang diberikan.

Sementara itu, Sekdes Gedung Buruk, Kecamatan Muara Belido, Hermawan, mengaku senang dengan dengan bantuan operasional sepeda motor yang diterimanya. “Operasional kerja menjadi terbantu, dan saya siap merawat serta menjaga sepeda motor yang saya dapatkan agar tidak hilang,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster