Tarif Listrik Naik, Layanan Minim

 352 total views,  2 views today

Pembongkaran perangkat listrik oleh petugas di kawasan proyek pembangunan Underpass simpang Patal,Palembang, Kamis lalu.

Ilustrasi | Dok KS

KAYUAGUNG – Naiknya tarif dasar listrik tarnyata tidak dibarangi dengan kualitas pelayanan yang baik terhadap pelanggan, khususnya di wilayah Kabupaten OKI. Salah satunya terjadi pemadaman listrik berlangsung lama, seperti Rabu (4/6). Listrik padam mulai dari puluk 11.00 wib, hingga pukul 00.00 wib, setelah itu. Akibat kondisi ini sejumlah pelanggan sangat mengeluhkan kualitas pelayanan pihak PLN.

Padel (30), salah satu pelanggan listrik, warga Desa Pedamaran 6, sangat mengeluhkan hal ini, dengan padamnya listrik yang berlangsung lama, setidaknya menghambat aktivitas dalam rumah tangga.

“Bagaimana pelayanan PLN, ini masa mati lampunya lama banget, kami kan pelanggan yang setiap bulan selalu bayar,” keluhnya.

Selain kondisi ini dikeluhkan warga Pedamaran seperti Padil, hal serupa juga dikeluhkan oleh Lilis, warga Desa Celikah, Kecamatan Kota Kayuagung, yang juga merasakan padamnya listrik, sejak dari jam 1 siang sampai jam 6 sore. Sebagai konsumen Lilis mengaku kecewa dengan pelayanan PLN, yang melakukan pemadaman listrik dalam waktu lama.

“Giliran kita bayar kurang, kita tidak boleh, giliran kita bayar lebih, uang kita tidak bisa diambil, sekarang pelayanan listriknya sering padam” ujar Lilis ibu rumah tangga ini.

Juniardi, staf PLN Ranting Kayuagung, bidang teknisi, saat dikonfirmasi, Kamis (5/6) terkait padamnya listrik yang terjadi beberapa hari ini di wilayah OKI, mengatakan, kondisi padamnya listrik disebabkan terjadi kebocoran terhadap isolasi, yang sampai sekarang belum bisa diatasi, karena sampai saat ini belum ditemukan lokasi kebocoran itu,

“Kali ini kita agak kesulitan untuk menanganinya, saat ini kami sendiri masih di lapangan tepatnya di wilayah Kabupaten OI, kita lagi mendeteksi lokasi yang bocor, ini tidak muda karena panjanganya jaringan listrik 3 kilo meter, dari OI sampai OKI,” ujarnya.

Pihaknya juga tidak bisa memprediksikan kapan listrik akan berjalan normal seperti biasa, sebelum ditemukannya titik bocor itu.

“Jadi kita belum bisa memastikan kapan kondisi ini akan normal, karena bisa saja pemadaman akan terjadi lagi, oleh karena itu, pihaknya meminta bersabar kepada pihak konsumen.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster