Kerajinan Almunium Diburu Berbagai Kalangan

 1,902 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

INDRALAYA – Kerajinan berbahan baku aluminium di Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), menjadi buruan saat para wisatawan domestik singgah di wilayah Tanjung Batu.

Pasalnya, selain berguna untuk kebutuhan sehari-hari, motif tradisional yang menghasilkan karya kerajinan tangan menjadi daya pikat tersendiri bagi pencinta alumunium. Alhasil, tidak sedikit wisatawan yang memborong kerajinan tersebut. Konsumennya pun beragam, mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat daerah.

Produk kerajinan dengan bahan baku aluminium di Tanjung Batu pun beragam mulai dari Rantang, kuali, panci, sendok dan lain-lain. Ukuran dan motifnya pun beragam.

Hidayat (50), pengrajin alumunium warga Desa Tanjung Atap mengaku keahlian yang didapatkan sudah ada secara turun temurun.

Dengan keahlian tersebut, dirinya mampu menopang kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya mendapatkan keahlian membuat rantang ini sejak dahulu, dan sampai sekarang tekhnis pembuatannya masih dengan cara manual,” tuturnya saat ditemui, Kamis (5/6) kemarin.

Ayah dua orang anak itu menambahkan, dirinya mengaku dalam satu hari mampu membuat 10 rantang tiga tingkat. Sedangkan untuk rantang empat tingkat hanya dapat membuatnya delapan buah perhari dengan mengunakan bahan baku alumanium lima lembar.

“Saya sudah memasarkan kerajinan ini  ke berbagai daerah antara lain Palembang, Jambi, Lampung, Prabumulih  dan Bangka Belitung,” terangnya.

Disinggung omzet,  dirinya mengaku mendapatkan Rp 5 juta setiap bulan. “Alhamdulillah, dalam satu bulan, omzet kami bisa mencapai Rp 5juta,” tuturnya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah/Nofriyadi (MG)

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster