Kantor & Ruang Guru SMPN 4 Empat Lawang Ludes Terbakar

 292 total views,  2 views today

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kabupaten Empat Lawang

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kabupaten Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Zainal (51), pria yang ditugaskan sebagai penjaga di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kabupaten Empat Lawang, nyaris menjadi korban kebakaran yang menghanguskan kantor dan ruang kepala sekolah (kepsek) di SMP tersebut.

Saat api membesar dan membakar kantor dan ruang kepsek, Zainal terjebak. Untunglah, ia berhasil diselamatkan warga. Warga juga, ikut membantunya dengan peralatan sederhana untuk memadamkan api.

Namun usaha itu sia-sia, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lawang yang diterjunkan, hanya bisa mencegah kebakaran tidak meluas. Namun setelah berjuang hampir dua jam lamanya, api bisa dipadamkan.

Namun seluruh kantor dan ruang kepsek di SMP yang berada di Desa Baturaja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, habis dilalap si jago merah. Begitu juga dengan semua arsip, buku induk sekolah, komputer dan meubeler, menjadi abu.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kebakaran tersebut terjadi, Rabu (4/6), sekitar pukul 23.50 WIB. Kebakaran itu diduga disebabkan terjadinya konsleting listrik atau arus pendek di ruang kepsek.

Ledakan pun sempat terdengar, kemudian api membesar dan membakar bagian atap kedua gedung yang dibangun sekitar tahun 2008 tersebut. “Saya tiba di sekolah pukul 01.30 WIB dini hari, saat itu api sudah besar. Beruntung sudah ada petugas penanggulangan kebakaran, yang bersama warga memadamkan api,” kata Kepala SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Bambang Sukamto, kemarin.

Ia menerangkan, selain dua gedung rusak, kebakaran itu menyebabkan satu unit komputer, printer infokus, lemari es, dan meubeler terbakar. Begitu juga dengan sejumlah arsip mulai dari buku induk sekolah, lembar soal untuk ujian siswa, ikut terbakar.

Selain itu jelas Bambang, masih banyak kerugian lainnya belum dilakukan pendataan. “Kita sudah mulai melakukan pendataan sementara dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik),” jelas Bambang.

Bagaimana dengan kegiatan belajar dan mengajar ? Bambang memastikan, kegiatan belajar dan mengajar hanya terkendala satu hari. Jumat (6/6), ia memastikan kegiatan belajar dan mengajar sudah kembali berlangsung. Apalagi sudah mendekati masa ujian sekolah.

Sementara itu Kepala Disdik Empat Lawang, H Fadhilah Marik didampingi Kabid Sanpras, Evan Muda yang meninjau lokasi kebakaran memastikan dalam waktu dekat, ada bantuan yang diberikan Disdik sehingga kegiatan belajar dan mengajar tidak terganggu.

“Untuk rehab gedung dan bantuan meubeler kita upayakan di anggaran perubahan, paling lambat September ini sudah di rehab. Sedangkan bantuan lainnya seperti buku, fasilitas olahraga, berkas dan lainnya masih akan kita koordinasikan,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

Kantor & Ruang Guru Ludes Terbakar

EMPAT LAWANG | KS

Zainal (51), pria yang ditugaskan sebagai penjaga di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kabupaten Empat Lawang, nyaris menjadi korban kebakaran yang menghanguskan kantor dan ruang kepala sekolah (kepsek) di SMP tersebut.

Saat api membesar dan membakar kantor dan ruang kepsek, Zainal terjebak. Untunglah, ia berhasil diselamatkan warga. Warga juga, ikut membantunya dengan peralatan sederhana untuk memadamkan api.

Namun usaha itu sia-sia, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lawang yang diterjunkan, hanya bisa mencegah kebakaran tidak meluas. Namun setelah berjuang hampir dua jam lamanya, api bisa dipadamkan.

Namun seluruh kantor dan ruang kepsek di SMP yang berada di Desa Baturaja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, habis dilalap si jago merah. Begitu juga dengan semua arsip, buku induk sekolah, komputer dan meubeler, menjadi abu.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kebakaran tersebut terjadi, Rabu (4/6), sekitar pukul 23.50 WIB. Kebakaran itu diduga disebabkan terjadinya konsleting listrik atau arus pendek di ruang kepsek.

Ledakan pun sempat terdengar, kemudian api membesar dan membakar bagian atap kedua gedung yang dibangun sekitar tahun 2008 tersebut. “Saya tiba di sekolah pukul 01.30 WIB dini hari, saat itu api sudah besar. Beruntung sudah ada petugas penanggulangan kebakaran, yang bersama warga memadamkan api,” kata Kepala SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Bambang Sukamto, kemarin.

Ia menerangkan, selain dua gedung rusak, kebakaran itu menyebabkan satu unit komputer, printer infokus, lemari es, dan meubeler terbakar. Begitu juga dengan sejumlah arsip mulai dari buku induk sekolah, lembar soal untuk ujian siswa, ikut terbakar.

Selain itu jelas Bambang, masih banyak kerugian lainnya belum dilakukan pendataan. “Kita sudah mulai melakukan pendataan sementara dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik),” jelas Bambang.

Bagaimana dengan kegiatan belajar dan mengajar ? Bambang memastikan, kegiatan belajar dan mengajar hanya terkendala satu hari. Jumat (6/6), ia memastikan kegiatan belajar dan mengajar sudah kembali berlangsung. Apalagi sudah mendekati masa ujian sekolah.

Sementara itu Kepala Disdik Empat Lawang, H Fadhilah Marik didampingi Kabid Sanpras, Evan Muda yang meninjau lokasi kebakaran memastikan dalam waktu dekat, ada bantuan yang diberikan Disdik sehingga kegiatan belajar dan mengajar tidak terganggu. 

“Untuk rehab gedung dan bantuan meubeler kita upayakan di anggaran perubahan, paling lambat September ini sudah di rehab. Sedangkan bantuan lainnya seperti buku, fasilitas olahraga, berkas dan lainnya masih akan kita koordinasikan,” tukasnya. 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster