Double Track Ancam Taman Kota

 245 total views,  2 views today

Ilst. Rel Double Track

Ilst. Rel Double Track

MUARAENIM – PT Kereta Api Indonesia (KAI), berencana akan membangun jalur rel ganda atau double track di Jalan Jend Ahmad Yani, tepatnya didekat Jembatan Enim II. Lokasi pembangunan double track ini, hanya berjarak sekitar 2,5 meter dari taman kota.

Sehingga proyek tersebut, mengancam keindahan taman kota yang dibangun dari dana pihak ketiga Padahal sejumlah taman kota tersebut, menjadi penyumbang nilai bagi Kabupaten Muaraenim untuk meraih Piala Adipura.

Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu meminta PT KAI, memperhatikan keberadaan taman kota tersebut. Ia tidak ingin proyek rel ganda yang dikerjakan PT KAI itu, merusak keindahan taman kota.

“Memang pembangunan double track, untuk lintasan kereta api babaranjang lokasinya berada dekat taman kota. Kalau tidak hati-hati dalam pengerjaan proyek itu, bisa merusak taman kota. Namun saya yakin, PT KAI akan memperhatikan itu dan bekerja secara profesional,” kata Muzakir.

Meskipun begitu sambung Muzakir, semua pihak harus memperhatikan aset milik daerah untuk dirawat dan dipelihara. Seperti taman kota, kolam retensi, dan lainnya terlepas Kabupaten Muaraenim nantinya usai mendapatkan piala Adipura.  “Tentunya keberadaan aset-aset ini harus selalu dijaga, seluruh lapisan masyarakat. Karena taman kota itu, membuat Kabupaten Muaraenim menjadi indah dan asri,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muaraenim, Zulkarnain Bachtiar menerangkan, taman-taman kota yang ada di Kabupaten Muaraenim dibangun dari sumbangan dana pihak ketiga yakni PT Global Mitra Mas (GMM).

Menurut Zulkarnain, ada sejumlah taman kota yang pembangunannya dibiayai PT GMM tersebut. Diantaranya, taman di kawasan GOR Pancasila dan taman didekat Jembatan Enim II.

Selain itu kata dia, ada juga  taman yang dibangun oleh PT Bukit Asam dan dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muaraenim. “Keberadaan taman-taman itu, memiliki andil dalam penilaian Adipura. Karenanya semua pihak harus ikut menjaganya,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Madya Bidang Jembatan Investasi PT KAI Divisi Regional (Divre) III Sumatera Selatan (Sumsel), Jatnika, memastikan pengerjaan proyek double track tersebut tidak akan merusak sejumlah fasilitas publik seperti taman kota.

Ia juga menerangkan, pengerjaan proyek tersebut sesuai dengan prosedur. “Sebelum pelaksanaan proyek itu,  kita sudah mengajukan perizinan, analisis dampak lingkungan (Amdal) , dan lainnya,” tegasnya.

Pemkab Muaraenim terangnya, sudah memberikan izin kepada PT KAI untuk mengerjakan proyek tersebut. “Jika proyek ini selesai, maka jalur kereta api dari Tanjung Karang, Lampung sampai ke Muaraenim akan memiliki jalur ganda. Proyek itu, tidak akan menganggu taman kota yang ada di Jalan Ahmad Yani, Muaraenim,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster