Disperindag Pantau Harga Sembako

 470 total views,  2 views today

Ilustrasi Sembako |Dok KS

Ilustrasi Sembako | Dok KS

PAGARALAM – Guna menghindari adanya sejumlah pihak yang memanfaatkan momen menjelang bulan Ramadhan dalam bentuk menimbun berbagai jenis kebutuhan pokok, hingga berdampak pada kelangkaan sembako dipasaran, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Pagaralam tengah melakukan pemantauan kenaikan harga sembako dipasaran yang mulai beranjak naik.

Selain memantau harga, Disperindagkop pun akan meraziah jenis makanan minuman yang sudah tidak layak konsumsi atau kadaluarsa tapi masih berdar dipasaran. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan ada jenis makanan dan minuman pada tahun lalu masih dijual kembali pada bulan Ramadan ini, seperti kurma, manisan dan lainnya.

“Langkah ini dilakukan guna memperlancar berbagai kebutuhan pokok di masyarakat, mengingat harga bahan pokok seperti minyak, gula, telur dan lainnya saat ini terus merangkak naik. Untuk itu, Pemkot Pagaralam pun bakal mengadakan operasi pasar murah agar harganya dapat lebih terjangkau oleh masyarakat miskin,” kata Kepala Disperindagkop setempat, rahmat Madroh SE, kemarin (4/6).

Menurutnya, jelang bulan Ramadan kali ini pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan seperti pemantauan harga sembako, razia makanan minuman kadaluarsa. Termasuk pula bakal melakukan operasi pasar murah dan menggelar pasar beduk dikawasan pasar Dempo Permai.

“Hal itu dilakukan guna menghindari adanya pihak-pihak yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk menimbul berbagai jenis kebutuhan pokok, sehingga berdampak pada kelangkaan sembako dipasaran,” ujarnya.

Operasi pasar murah dan pemantauan harga lanjutnya, diharapkan dapat mencegah terjadinya penimbunan stok sembako baik itu oleh agen maupun oleh ibu-ibu rumah tangga yang takut pada bulan Ramadan nantinya harga tersbut melejit naik. Sebab itu, pihaknya menjamin kebutuhan pokok masyarakat nantinya akan aman dan terkendali.

“Insyaallah kita jamin berbagai kebutuhan menjelang Ramadan akan berlangsung aman. Sebab itu, dalam waktu dekat kita akan memantau para agen dan penjual sembako agar tidak mempermaikan harga. Terlebih lagi kita pun  akan menggelar operasi pasar murah bagi masyarakat miskin,” tegasnya.

Untuk saat ini kata Rahmad, ketersediaan  berbagai kebutuhan pokok baik dipasar Dempo Permai, Seghepat Seghendi dan pasar Terminal stabil dan masih batas ambang wajar. Namun, jika ada kanaikan berbagai kebutuhan pokok secara tiba-tiba, pihaknya akan melakukan sidak terhadap agen yang ada dan apa penyebab terjadinya kenaikan harga tersebut.

“Ya, kita akan melakukan sidak kepada seluruh agen menjelang Ramadan nanti, sehingga harga dan persediaan sembako aman. Diminta agar masyarakat luas untuk tidak khawatir akan kenaikan harga sembako hingga lebaran nantinya,” pesannya.

Terpisah,  Misnawati (44) warga Tebat Baru Ilir Kecamatan Pagaralam Selatan mengatakan, menjelang bulan Ramadan kali ini sebagian masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pokok. Mengingat berbagai kebutuhan tersebut, terutama sembilan bahan pokok diprediksi akan naik drastis. Sebab itu, sebelum harga naik semua kebutuhan seperti beras, gula pasir, minyak goring, terigu, telur dan lainnya agar dapat dipenuhi secepatnya.

“Sudah menjadi kebiasan, bila menjelang Ramadan semua kebutuhan  untuk dilengkapi. Karena, jika sudah memasuki bulan Ramadan, apalagi menjelang lebaran harga sembilan bahan pokok kerap melonjak tajam. Sebab itu, semua kebutuhan tersebut sebaiknya dibeli jauh-jauh hari,” singkatnya.

Ditambahkan Apok, pengecer manisan di kawasan Kampung Melati mengakui hal itu. Ia mengatakan, biasanya menjelang Ramadhan warga mulai melengkapi kebutuhan pokok keluarga.

“Kami juga binggung, karena mengambil ditingkat agen harganya sudah naik. Jadi mau digimanakan lagi,” tambahnya.

 

TEKS   : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster