Warga Rantau Bayur Datangi DPRD Banyuasin

 1,237 total views,  2 views today

 

BANYUASIN – Puluhan Warga didampingi Kepala Desa Rantau Banyur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin  mendatangi Kantor DPRD Banyuasin  Jumat (30/5). Mereka datang melaporkan tindakan warga desa Muara Lematang Kecamatan Sungai Rotan kabupaten Muaraenim yang memasang patok perbatasan di sekitar pembangunan cor jalan didesa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabar Sumatera, patok perbatasan yang dipasang warga Muaraenim itu telah memasuki wilayah banyuasin sekitar 1400 M akibatnya pembangunan cor jalan sepanjang 3,5 kilometer di desa Rantau Bayur sedikit terhambat sehingga warga saat ini resah dan mencabut patok yang dipasang warga Muaraenim tersebut.

Irwanto Tajudun Kepala Desa Rantau Bayur saat rapat bersama Komisi 1 DPRD Banyuasin mengatakan sedikitnyan 1600 Hk lahan di desa Rantau Bayur telah diklam oleh Kabupaten Muaraenim.

“Tolal yang diklam oleh kabupaten Muaeaenim sekitar 1600 Hk,” ucapnya.

Diakuinya bahwa saat ini warga rantau bayur sedang resah akibat pemasangan patok tersebut dirinys juga mengakui bahwa akibat pemasangan patok tersebut pembangunan cor jalan sepanjang 3,5 Km terhambat

Diungkapkannya, permasalahan tapal batas antara kabupaten Banyuasin dengan Kabupaten Muaraenim yang terletak di desa Rantau Bayur itu sudah berlangsung cukup lama namun sampai saat ini belum menemui titik terang

“Sudah kurang lebih 10 tahun namun sampai saat ini masih mentok” imbuhnya

Diterangkannya bahwa dirinya telah mencoba meminta penyelesaian dari pemerintah pusat di Jakarta namun masih juga belum selesai.

“Pada 2012 yang lalu Gubernur pernah berjanji akan menyelesaikan permasalahan mengenai tapal batas ini dalam waktu satu bulan dengan catatan masing masing kabupaten membuat peta pelacakan mengenai batas marga namun tetap gagal karna yang buat peta hanya kabupaten Banyuasin saja” tambahnya

Sementara itu Suistiqlal Anggota Komisi 1  DPRD Banyuasin mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengirimkan surat kepada DPR Provinsi Sumatera Selatan untuk meminta menyelesaikan permasalahan tapal batas tersebut.

“Secepatnya kami akan meminta Kepada DPRD Provinsi untuk menyelesaikan permasalahan ini, saat rapat nanti kita minta DPR juga mengundang dari kabupaten Muaraenim,” tukasnya menutup rapat.

 

TEKS   : DIDING KARNADI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster