Urgensi PP UU Desa

 274 total views,  2 views today

Ilst. Hukum

Ilst. Hukum

ADA informasi yang layak disimak dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memastikan Peraturan Pemerintah (PP) terkait disahkannya UU No. 6/2014 tentang Desa akan diselesaikan maksimal akhir Mei ini. “Kita berharap pada Mei ini bisa tetapkan sebagai PP atau substansi utamanya selesai akhir bulan ini lalu kita sahkan sebagai peraturan pemerintah,” kata Presiden Yudhoyono saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas bidang politik tentang peraturan pemerintah dalam pelaksanaan UU Desa di Istana Cipanas, Jawa Barat Jumat (30/5) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Boediono dan dihadiri oleh para anggota kabinet di antaranya Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Koordinator Politik, serta Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto. Menteri Koordinator Ekonomi Chairul Tandjung, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Jaksa Agung Basrief Arief dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana juga tampak hadir. Kita juga mengharapkan agar PP ini tepat dan menjadi implementasi dari UU yang ada, berorientasi ke masa kini dan depan dan segaris sejiwa dengan pikiran dasar mengapa UU Desa dihadirkan.

PP itu sangat penting bagi pembangunan pedesaan. Apalagi pada kenyataan penduduk Indonesia sebagian besar bermukim di pedesaan. Artinya kemajuan bangsa dan Negara ini sangat tergantung maju atau mundurnya rakyat yang ada di pedesaan. Hal yang memprihatinkan kondisi infrastruktur di pedesaan juga masih sangat ketinggalan jika dibandingkan dengan perkotaan. Jalan-jalan di pedesaan rata-rata mengalami kerusakan parah kalau tidak bisa dikatakan hancur.

Padahal denyut nadi ekonomi pedesan sangat tergantung oleh kondisi jalan dan jembatan. Sebab semua komoditi dalam bentuk apapun yang ada di pedesaan hanya akan dapat dimuat ke pasar jika infrastruktur tersebut mulus. Kondisi yang terjadi saat ini banyaknya infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak mengakibatkan banyak komoditi pedesaan yang tidak terangkut dengan baik dan akses ke pasar juga menjadi terhambat. Bukan hanya itu fasilitas umum lain yang ada di pedesaan rata-rata sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan perkotaan. Akibatnya semua hal yang ada di desa mengalami ketertinggalan.

Begitu juga kondisi SDM yang ada di pedesaan rata-rata kualitasnya tidak mengalami peningkatan. OLeh karena itu dengan adanya PP tersebut kita mengharapkan terjadi perbaikan di pedesaan pada semua lini kehidupan. Dengan demikian majunya pedesaan juga akan berimbas pada majunya bangsa dan Negara ini ke depan. (Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster