Karyawan Transmusi Dua Bulan tak Terima Gaji,

 312 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

– Hanya 75 BRT Transmusi Beroperasi

PALEMBANG – Karyawan Transmusi, lagi-lagi harus bersabar. Pasalnya, gaji mereka selama dua bulan terakhir belum juga dibayarkan. Kondisi ini, sebelumnya juga pernah terjadi sehingga karyawan perusahaan daerah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tersebut, sempat melakukan mogok kerja.

“Kami belum menerima gaji. Padahal ini, sudah terlambat dua bulan. Mulai Apri dan Mei, gaji kami belum dibayarkan,” keluh salah satu pramugara Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi yang minta namanya tidak disebut ketika dibincangi, Jumat (30/5).

Menurutnya, ia bersama karyawan lainnya masih menunggu kejelasan pembayaran hak mereka tersebut. Namun  sampai saat ini, belum ada pemberitahuan dari manajemen PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), sebagai perusahaan pengelola Transmusi mengenai kejelasan gaji tersebut kapan dibayarkan.  “Kami hanya berharap supaya hak kami secepatnya dibayarkan. Hampir setiap bulan, gaji kami terlambat dibayarkan,” terangnya.

Karyawan yang mempunyai satu orang anak ini mengaku, jadwal pembayaran gaji seharusnya dibayarkan setiap tanggal 25. Namun sejak enam bulan terakhir,  pembayaran gaji tersebut selalu terlambat.

“Kami makan dari gaji, bagaimana mau menghidupi keluarga kalau gaji kami selalu terlambat. Kami berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan manajemen SP2J, segera melunasi hak kami,” harapnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Manajer Transmusi, Imbar Yudha Alit saat dikonfirmasi tidak membantah adanya keterlambatan pembayaran gaji tersebut. Menurutnya keterlambatan tersebut dikarenakan pemasukan yang minim.

“Benar, gaji mereka belum dibayarkan hingga sekarang. Untuk staf saja, sudah tiga bulan belum menerima gaji. Sedangkan para sopir dan pramugara, belum menerima gaji selama dua bulan,” terangnya.

Ditanya kapan akan dibayarkan, Alit tidak bisa memberikan kepastian. Karena kata Alit, hanya manajemen PT SP2J yang bisa memberikan kepastian kapan gaji karyawan Transmusi dibayarkan. “Tidak tahu kapan akan dibayarkan gajinya. Kami juga digaji SP2J, jadi lebih baik langsnug tanyakan ke SP2J saja,” kilahnya.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) PT SP2J, Marwan Hasmen, juga membenarkan kalau para karyawannya belum menerima gaji. “Yah, sekarang ini kami masih dalam tahap mengumpulkan uang, untuk menggaji para karyawan,” ucapnya.

Marwan berjanji, tunggakan gaji karyawan tersebut secepatnya akan dibayarkan. Ia juga berharap karyawan tetap bekerja seperti biasanya. “Salah satu yang menjadi keterlambatan gaji tersebut, karena sedikitnya bus yang beroperasi. Dari 150 unit BRT Transmusi hanya 75 saja yang beroperasi. Karena 75 unit lainnya, rusak. Sementara untuk perbaikannya butuh biaya tinggi,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster