Banyak Mangkir Dalam Paripurna, Anggota DPRD Empat Lawang Kian Malas

suasana rapat paripurna DPRD Empat Lawang yang hanya dihadiri Beberapa anggota DPRD Saja,

suasana rapat paripurna DPRD Empat Lawang yang hanya dihadiri Beberapa anggota DPRD Saja,

EMPAT LAWANG – Menjelang berakhirnya periodeisasi jabatannya sebagai wakil rakyat, kini anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang kian malas untuk mengikuti berbagai aktivas dewan yang menjadi tugasnya, misalnya menghadiri rapat paripurna maupun rapat-rapat lainnya.

Pantauan Kabar Sumatera, saat digelarnya rapat paripurna DPRD Empat Lawang yang mengagendakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Empat Lawang 2013, Jumat (3/5), sangat sedikit anggota dewan yang hadir.

Dari 30 kursi legislatif, hanya 13 kursi saja yang diisi termasuk unsur pimpinan. Selebihnya, tidak hadir, dengan berbagai alasan seperti sakit, izin dan masih diperjalanan. Padahal agenda rapat, sudah molor hampir dua jam karena menunggu kehadiran para wakil rakyat tersebuty.

Meskipun rapat paripurna tetap dilanjutkan, banyak pemandangan menarik perhatian para undangan yang hadir. Seperti kosongnya sebagian besar kursi, serta pakaian para anggota DPRD tidak sesuai ketentuan rapat. “Rapat paripurna saja banyak mangkir, bagaimana mau memperjuangkan aspirasi rakyat,” cetus salah seorang PNS yang hadir di paripurna tersebut.

PNS yang tidak mau menyebutkan namanya ini menyebut, kemungkinan ketidakhadiran sebagian anggota dewan itu disebabkan mereka tidak lagi terpilih saat Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April lalu.

Sehingga menurutnya wajar saja jika disisa masa jabatannya, banyak anggota dewan  yang kian malas. “Namanya juga anggota dewan, kadang hanya datang, duduk, diam dan ujung-ujungnya duit,” katanya dengan nada sedikit sinis.

Sekretaris DPRD Empat Lawang, Mulyadi Marik ketika dikonfirmasi, tak menampik banyaknya anggota dewan tidak hadir paripurna. Menurutnya, sesuai dengan absensi hanya ada 13 anggota DPRD Empat Lawang yang menghadiri rapat paripurna.  “Dari 30 anggota dewan, yang hadir hanya 13 orang termasuk dua pimpinan. Sementara lainnya, tidak hadir karena sakit, dan masih dalam perjalanan,” ucapnya.

Sementara itu, walau minim kehadiran anggota dewan namun rapat paripurna tersebut tetap berjalan. Dalam rapat paripurna tersebut, sejumlah Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk untuk membahas LKPJ Bupati Empat Lawang dan  Pansus menyampaikan laporan hasil kerja mereka sejak 14-23 Mei lalu.

Juru bicara Pansus DPRD Empat Lawang, Iin Hendri dalam laporannya memberikan tujuh rekomendasi kepada Bupati Empat Lawang, untuk perbaikan kinerja Pemkab Empat Lawang. Tujuh rekomendasi tersebut yakni kinerja pejabat eselon II dan III yang perlu ditingkatkan, peningkatan disiplin kerja PNS.

“Bupati juga kami minta, untuk memberian warning (peringatan) dan tindakan tegas kepada PNS yang tidak disiplin. Selain itu, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus memiliki Rencana Strategis (Renstra), yang disesuaikan dengan visi dan misi bupati,” jelasnya.

Kemudian lanjut Iin, dewan memintna bupati mengevaluasi anggaran perjalanan dinas setiap SKPD. Menurutnya, perjalanan  dinas dilakukan jika memberikan efek positif untuk kemajuan pembangunan.

Mengenai pelayanan kesehatan, dewan juga merekomendasikan peningkatan pelayanan kesehatan dari tingkat RSUD hingga puskesmas. Dibidang Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya, DPRD meminta agar pengerjaan proyek tepat waktu dan sasaran. Serta sorotan dibidang kebersihan kota dan pengawasan inspektur agar lebih efektif dalam menyelesaikan laporan. “Catatan strategis ini, diharapkan bisa memakismalkan kinerja pemerintah dalam pembangunan Kabupaten Empat Lawang,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com